Baturaja, Sumselupdate.com – Terkait rencana hibah ganti rugi lahan tanah kepada Pemerintah Kabupaten OKU oleh pihak Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghwa Indonesia (PSMTI) Kabupaten OKU mengenai rencana pembangunan kantor Kecamatan Baturaja Barat dan Kantor Polsek Baturaja Barat, puluhan warga yang tergabung dalam 7 kelompok Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Baturaja, Senin (14/3) menggelar aksi demo di halaman Kantor DPRD OKU.
Unjukrasa tersebut dilakukan untuk menuntut pihak kepolisian untuk segera menuntaskan kasus dugaan penipuan tanah yang diduga melibatkan seorang oknum ketua Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghwa Indonesia (PSMTI) Kabupaten OKU.
Dalam demontrasi damai tersebut, 7 forum LSM tersebut mengungkapkan jika oknum Ketua PSMTI OKU berinisial HK diduga telah membohongi Pemerintah Kabupaten OKU OKU termasuk masyarakat di Kecamatan Baturaja Barat, karena yang bersangkutan mengaku memiliki lahan tanah seluas dua hektar yang nantinya akan dihibahkan oleh pihak PSMTI untuk dijadikan lokasi pembangunan kantor Kecamatan Baturaja Barat serta Mapolsek Baturaja Barat.
Padahal menurut forum 7 LSM oknum ketua PSMTI ini sama sekali tidak memiliki lahan tanah seluas dua hektar seperti yang disampaikannya saat dilakukannya perayaan Imlek di Kabupaten OKU pada 23 Februari 2016.
Masih menurut para pendemo, akibat ulah oknum Ketua PSMTI ini, sampai saat ini realisasi rencana pembangunan kedua kantor pemerintah tersebut sampai saat ini belum ada kepastian. Dikarenakan letak lokasi tanah sebagai lahan tukar guling terhadap lahan tanah yang saat ini ditempati oleh kantor Kecamatan Baturaja Barat dan kantor Polsek Baturaja Barat tidak kunjung terealisasi.
“Kami atas nama masyarakat di Kecamatan Baturaja Barat yang tergabung dalam forum 7 LSM meminta agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas soal ini. Karena kami sebelumnya telah menyampaikan laporan pengaduan secara tertulis pada tanggal 30 Desember 2015 lalu guna kepastian hukum atas kasus ini,” kata salah satu anggota Forum 7 LSM.
Sementara itu, Kabag Ops Polres OKU, Kompol MP Nasution, SH mengaku, telah menerima laporan yang disampaikan pihak forum 7 LSM. Menurut Nasution, saat ini laporan yang disampaikan tersebut tengah dipelajari oleh pihak penyidik.
“Kalau laporannya telah kita teriman tentunya akan segera dipelajari oleh pihak penyidik. Namun untuk gelaran aksi demo yang saat ini dilakukan, kami tidak mengetahui secara persis arah dan tujuannya,” kata dia.(yan)











