Laporan: Roni Andrian
Muaradua, Sumselupdate.com- Fanny Meri Santika (10), bocah yang mengalami luka bakar di halaman rumahnya Desa Gunung Terang, Kecamatan Buay Sandang Aji, Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Minggu (5/6/2022), membutuhkan uluran tangan dermawan untuk kesembuhanya.
Pasca-kejadian, Fanny Mari Santika mulai dirawat di Rumah Sakit Umum Muaradua OKU Selatan pada Sabtu (7/5/2022) hingga kini, dibebankan biaya sebesar Rp18 juta.
Sementara keluarga hanya mempunyai uang sebesar Rp5 juta. Itu pun hasil dari donasi KNPI, TP PKK, Karang Taruna, PMI, dan pihak lainnya. Beruntung, pihak rumah sakit memberikan kebijaksanaan dengan menanggung biaya yang kurang.
“Pihak keluarga Meri memutuskan untuk membawa pulang korban. Kendati begitu, Meri yang merupakan anak yang berkebutuhan khusus sebenarnya belum pulih seratus persen. Sang ayah sudah meninggal dan ibu Meri juga berkebutuhan khusus,” kata Afrizal, paman Meri.
Berita Meri telah tersebar ke sosial media dan menarik simpati Carles Minarko, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten OKU Selatan dan Iwan Hermawan yang menjabat anggota Dewan Provinsi Sumsel.
Dalam keterangan tertulisnya, Charles Mirnarko mengatakan, jika ia sudah menghubungi Iwan Hermawan untuk membantu Meri lewat program BPJS Kesehatan.
“Kita sama-sama berdoa semoga ada jalan keluarnya. Tapi saran saya seandainya pihak BPJS tidak ada jalan keluarnya untuk membiayai, lebih baik pasien dirawat di Rumah Sakit Umum Muaradua daripada dirawat di rumah, mengingat kondisi pasien mengkhawatirkan,” ucapnya.
Senada dengan Charles Minarko, Iwan Herwaman menyampaikan pihak BPJS Kesehatan saat ini tengah memproses supaya Meri bisa dirawat di RSMH Palembang.
“Mari kita semua berdoa semoga Ananda cepat dapat perawatan di RSMH Palembang,” tulisnya.
Untuk diketahui, pihak keluarga sangat berharap bantuan dermawan. Bagi yang bersedia membantu bisa lewat Nomor Rekening: 15409008550 Bank: Sumselbabel, A.N Afrizal Mardoni atau menghubungi paman Meri Afrizal Mardoni 0812-7131-935. (**)











