Empat Warga Ogan Ilir ODP Virus Corona, Salah Satunya Mahasiswa Unsri

Rabu, 25 Maret 2020
Posko Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Ogan Ilir.

Inderalaya, Sumselupdate.com – Sampai saat ini ada enam warga Kabupaten Ogan Ilir yang masuk dalam daftar Orang Dalam Pengawasan (ODP) virus Corona atau Covid-19.

Direktur RSUD Ogan Ilir, dr Roretta Arta Guna Riama melalui Jubir RSUD, Rika mengatakan, hingga hari ini, Rabu (25/3/2020) ada  empat  warga yang masuk dalam ODP setelah dilakukan pengecekan oleh pihak RSUD.

Bacaan Lainnya

”Keempat warga yang masuk ODP, yakni Hr warga Perum TPI, Ard (mahasiswa Unsri), Em (warga Jakabaring), dan Ma (warga Perum Persada),” kata Rika.

Wakil Ketua Satgas Pemkab Ogan Ilir, Drs A Rahman Rosydi mengatakan, sampai saat ini jumlah warga Ogan Ilir yang masuk dalam Daftar ODP belum terakumulasi semua.

Namun demikian bagi warga yang bandel namun masuk ODP wajib melakukan isolasi di rumah. Apabila bandel akan dipaksa untuk diisolasi di RSUD.

Hal sama dikatakan Kadinkes Ogan Ilir dr Nurharlinah. Menurutnya, hingga sore ini data survailens ada empat warga yang masuk ODP.

Terkait adanya lima warga Desa Kandis 2, Kecamatan Kadis, Kabupaten Ogan Ilir yang baru kembali ke kampung halaman dari Malaysia, dr Nurharlinah mengaku, sudah mendapat informasi tersebut.

”Petugas Puskesmas Kecamatan Kandis sudah mengecek langsung kepada lima warga tersebut. Hasilnya mereka dalam kondisi baik, tidak ada gejala deman dan batuk, namun  akan kita pantau selama 14 hari,” katanya.

Terpisah, Kapolres Ogan Ilir  AKBP Imam Tarmudi melalui Kapolsek Rantau Alai AKP Imam Abdi membenarkan kalau ada lima warga Desa Kandis 2 baru pulang merantau dari Malayasia via Batam.

”Sudah kami cek bersama petugas Puskesmas, hasilnya data sementara kelima warga tersebut dalam kondisi sehat,” kata AKP Imam Abdi. (hen)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.