Dua Tahun Rusak, tak Kunjung Perbaikan

Senin, 30 Januari 2017
Ilustrasi

Muratara, Sumselupdate.com – Akses jalan poros desa penghubung Desa Batu Gajah Baru dengan Desa Maur Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara memprihatinkan. Lantaran hampir dua tahun terakhir ini rusak dan tak kunjung ada perbaikan. Diduga kerusakan karena tidak adanya drainase di samping kiri-kanan jalan.

Pantauan di lapangan, akses jalan dengan lebar sekitar 7 meter tersebut tampak sudah tidak beraspal lagi karena sudah hancur dan berlubang, bahkan sejumlah titik genangan air hujan yang membuat para pengendara harus ektra hati-hati.

Read More

Nah, panjang kerusakan badan jalan sekitar 300 meter itu sudah mulai tak diminati masyarakat untuk dilalui karena kesal atau marah sebab jalan penghubung desa tersebut terkesan tak terawat, rusak dan sepi.

“Kerusakan akses jalan itu sudah hampir 2 tahun terakhir. Penyebab kerusakan akses jalan tidak ada drainase dan di musim banjir akses jalan tersebut terendam banjir,” ungkap Taufik, Ketua BPD Desa Maur Baru kepada Sumselupdate.com.

Dia menjelaskan akses jalan tersebut milik pemerintah provinsi tetapi sebagai pengawas pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan kades untuk melaporkan kondisi akses penghubung desa tersebut.

“Buktinya, pemerintah desa sudah mengajukan proposal dengan dinas PU kabupaten Muratara. Untuk ditindak lanjuti ke pemerintah provinsi, tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ujarnya.

Sedangkan Titin (30) Warga Desa Batu Gajah Baru, mengatakan bahwa masyarakat sekarang sudah mulai tidak mau lagi melewati akses jalan tersebut karena sudah rusak dan sepi. Sehingga masyarakat menggunakan akses jalan lintas sumatera (Jalinsum)

Yo masyarakat sekarang sudah tidak mau lagi lewat jalan itu. Kareno sudah rusak dan juga sepi,” pungkasnya. (Ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts