Palembang, Sumselupdate.com – Kawanan copet kembali beraksi di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang. Tak tangung-tanggung, dalam waktu 1 jam terdapat dua mahasiswi yang jadi korban dan mendatangi SPKT Polresta Palembang, Selasa (9/4/2019).
Korban pertama yang melapor yakni Aisyahtul Fitri (20), warga Jalan Tembok Baru, Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.
Saat itu, mahasiswi PGRI ini berniat nonton aksi panggung Nisa Sabyan dan Rhoma Irama di BKB. Ketika berada di tengah kerumunan ribuan massa, korban berusaha maju ke depan.
“Saat saya sudah di depan, ada ibu-ibu ngasih tahu kalau tas saya robek. Begitu dilihat, ternyata benar tas saya robek seperti bekas disilet orang dan semua isinya hilang,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, korban kehilangan sebuah dompet berisi uang Rp250 ribu, KTP, KTM, SIM C, dan surat bukti lunas pembayaran semester kuliah.
Kejadian serupa di lokasi yang sama juga dialami seorang mahasiswi UIN Palembang, Anisa (21). Saat itu, ia bersama tiga temannya bermaksud ingin menghadiri kampanye Capres nomor 02 di BKB, sambil menyaksikan pertunjukan Nisa Sabyan.
Sialnya, begitu mereka hendak pulang, tas milik Anis sudah dalam keadaan robok di bagian bawahnya dan dompet yang ada di dalam tas sudah hilang.
“Saya baru tahu kalau tas robek setelah kami berada di samping Monpera. Sepertinya robek bekas disilet, dompet saya hilang, isinya KTM, KTP, Kartu BPJS, ATM, dan uang Rp500 ribu,” jelasnya.
Menurut Anis, ia membuat surat kehilangan untuk kepentingan mengurus KTP, KTM, dan ATM miliknya yang hilang tersebut. “Kalau yang hilang, ya sudah hilang, saya iklas. Tapi harus diurus, makanya saya cuma buat surat kehilangan saja,” jelasnya.
Sementara itu Kepala SPKT Polresra Palembang AKP Heri membenarkan ada dua mahasiswi yang membuat surat kehilangan tersebut.
“Kita menerima semua laporan, termasuk membuat surat kehilangan. Tapi kedua mahasiswi tadi hanya minta dibuatkan surat keterangan kehilangan untuk mengurus berkas,” ucap Heri. (tra)











