DPR Komitmen Kawal Mudik 2022 Demi Keselamatan Rakyat

Kamis, 7 April 2022
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus dalam diskusi dialektika Demokrasi bertajuk ‘Balada Booster dan Mudik Lebaran" di Media Center, DPR Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Jakarta, Sumselupdate.com – Pemerintah sudah resmi memperbolehkan mudik lebaran 2022. Hal ini menindaklanjuti melandainya kasus Covid-19 di tanah air. Ini kali pertama, setelah dua tahun pandemi di tanah air, mudik bisa dirasakan masyarakat.

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mengatakan, DPR berkomitmen  melakukan pangawasan mudik 2022.

Read More

“DPR tentu bicara soal pengawasan, kalau kita bicara soal pengawasan bagaimana kita mengamati surat edaran yang dibuat pemerintah diterapkan karena ada kemungkinan ada bagian dari surat edaran (SE 16/22) seakan sulit dilaksanakan,” kata Lasarus dalam diskusi dialektika Demokrasi bertajuk ‘Balada Booster dan Mudik Lebaran” di Media Center, DPR Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Menurut Lasarus, jika faktanya nanti terjadi kenaikan kasus Covid-19, berarti pemerintah  gagal dalam penerapan SE Nomor 16 Tahun 2022.

“Yang akan melakukan perjalanan dalam negeri dalam konteks kita memutus mata rantai sebaran Covid-19 menurut saya ini adalah tantangan cukup menantang bagi pemerintah,” tutur Lasarus.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar ini menekankan, pemenuhan vaksinasi booster adalah kewajiban mengantisipasi penularan saat mudik. Sebagaimana diketahui, Presiden memperkirakan pemudik lebaran 2022 sekitar 85 juta warga.

“Bagi yang belum vaksin booster tetap apa pun itu nanti diwajibkan tes antigen dan PCR kalau yang bersangkutan mau. DPR akan fokus membahas terkait persiapan mudik dan balik Lebaran 2022,” tegas Lasarus.

Berdasarkan data yang diperoleh, arus mudik menggunakan transportasi mobil pribadi dan kendaraan motor diprediksi 26 persen atau 21 juta orang, sepeda motor  18 persen atau 14 juta orang yang kemungkinan nanti lolos dari aturan SE Nomor 16 Tahun 2022.

“Yang akan melakukan perjalanan dalam negeri dalam konteks kita memutus mata rantai sebaran Covid-19  ini   cukup menantang bagi pemerintah. Andaikata nanti meningkat berarti itu adalah bagian dari kegagalan kita  menerapkan surat edaran Nomor 16 Tahun 2022,” jelasnya.

Senada dengan Lasarus, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengimbau masyarakat amsegera menjemput vaksin yang tersedia.

“Booster sudah tersedia dimana-mana, silahkan melakukan vaksinasi dan setelah ada booster sebenarnya bisa dibilang anda bisa meminimalisir potensi untuk tertular atau sebaliknya juga menularkan,” ujar Adita. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts