DPR Apresiasi Langkah Menko Perekonomian Pangkas Masa Karantina Wisman Menjadi Lima Hari

Jumat, 8 Oktober 2021
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih mengapresiasi kebijakan  Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mengurangi masa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri menjadi hanya lima hari.

“Saya menyambut baik pengumuman dari Ketua Penanganan Covid-19 dan juga Ketua Pemulihan Ekonomi Nasional Bapak Airlangga Hartarto tentang ketentuan pengurangan masa karantina bagiwisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia dan tentunya seluruh jalur penerbangan di Bali,” kata Politisi Senior asal Bali tersebut.

Read More

Gde Sumarjaya juga berharap langkah ini mampu membangkitkan kembali pariwisata Bali yang sebelumnya sempat terpuruk dengan data menurut BPS (Badan Pusat Statistik) di mana angka kunjungan wisman di Bali menurun 99,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Ini langkah positif untuk perkembangan perekonomian kita khususnya Bali. Saya berharap pariwisata di Bali segera mungkin  bisa pulih. Mudah-mudahan Covid-19 bisa mereda seperti yang kita harapkan,” ujar Demer sapaan akrab Gde Sumarjaya Linggih.

Menko Airlangga mengatakan, dalam rapat terbatas dibahas aturan perubahan periode karantina bagi masyarakat yang datang dari luar negeri.

Menurut Airlangga, dari waktu karantina 8X 24 jam akan diubah menjadi 5×24 jam.

“Dalam rapat tadi dibahas mengenai periode karantina. Dengan situasi seperti ini akan dirapatkan dan posisinya menjadi 5 hari,” ujar Menteri  Airlangga Hartarto usai rapat terbatas, Kamis (7/10/2021).

Pemerintah kata Airkangga, mempersiapkan rencana membuka kembali Bali bagi wisatawan mancanegara (wisman).

Bali akan dibuka bagi wisman tanggal 14 Oktober 2021. Salah satu yang dibahas berkaitan dengan masa karantina. Sebelumnya masa karantina ditetapkan selama 8 hari. Selama karantina, wisman diharuskan untuk berada di dalam hotel dan melakukan pemeriksaan PCR.

Selama pandemi Covid-19, pariwisata Bali ditutup bagi wisatawan mancanegara. Perkembangan kasus yang semakin baik membuat pemerintah berencana akan membuka kembali sejumlah wilayah. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts