Lahat, Sumselupdate.com – Akibat terjangan banjir bandang, sekitar 20 hektar sawah warga dari beberapa desa di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat terancam gagal panen. Karena saat ini kondisi sawah terendam air, pasir dan lumpur.
Menurut Kamil (50) warga Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, dari 18 desa yang ada, lahan persawahan yang terkena dampak banjir diantaranya di Desa Ulak Lebar, Gunung Kerto, Pembandingan, Negeri Kaye dan Pulau Panggung.
Sejauh ini pihak kecamatan setempat juga sudah melakukan pendataan. “Warga mengharapkan bantuan benih, padi, pupuk dan pemerintah bisa memperhatikan hal ini,” ungkapnya.
Terpisah, Camat Tanjung Sakti Pumi Awang Firmansyah mengatakan, pihaknya sudah meninjau lokasi yang terdampat banjir dan melakukan pendataan untuk segera dilaporkan. “Memang benar ada sawah yang terkena dampak banjir beberapa waktu lalu,” papar Awang. (sof)











