Disdukcapil OKU Mengklaim 80 persen anak Usia 0-18 tahun Sudah Miliki Akta Kelahiran

Ilustrasi (foto: m.republika.

Baturaja, Sumselupdate.com – Pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (disdukcapil) kabupaten OKU, mengklaim jika 80,48 persen anak usia 0-18 tahun sudah memiliki akta kelahiran. Dari 122.910 jumlah anak di OKU.

Kadisdukcapil OKU H Ajahari S.Sos Msi melaui Kasi Pengumpulan Dan Pengolahan Data, Rahmat ST kepada wartawan menyatakan, pada semester pertama tahun 2016 pencapaian tersebut sudah melebihi target yang ditetapkan pemerintah pusat yakni sebesar 77,5 persen.

“Hingga bulan Juli 2016 ini, jumlah anak yang sudah dilengkapi dengan akta kelahiran mencapai 98.916 anak dari jumlah anak yang ada di OKU sebanyak 122.910 anak. Meskipun sudah melampaui target, Disdukcapil OKU tetap akan meningkatkan pencapaiannya. Setidaknya, bisa mendekati angka 90 persen,” katanya.

Kalau 100 persen mungking belum tercapai tapi setidaknya bisa mencapai angka 90 persen untuk tahun 2016 ini.

Rahmat menambahkan, pada tahun sebelumnya yakni tahun 2015 kemarin Disdukcapil OKU hanya bisa mencapai 64,77 persen dari target nasional 75 persen. Hal ini menurutnya dikarenakan surat edaran untuk program pendataan akta kelahiran dari pusat baru masuk saat sudah mendekati akhir tahun.

“Target pengumpulan data ini akan berakhir pada tahun 2019, pada tahun 2017 target sekitar 80 persen, 2018 sekitar 82,5 persen dan untuk tahun 2019 target sekitar 85 persen,” ungkapnya.

Untuk mencapai target tersebut, Disdukcapil telah bekerjasama dengan pihak sekolah-sekolah di OKU . Tahun 2016 melalui Disdik OKU, telah bekerjasama dengan pihak sekolah-sekolah untuk melakukan pendataan kepemilikan Akta Kelahiran Anak Usia 0-18 tahun.

“Pada tahun 2017 nanti kita juga akan jemput bola untuk pendataan dan pembuatan akta kelahiran melalui kecamatan ke setiap desa. Hal ini supaya lebih efektif tidak hanya anak-anak yang sekolah saja tapi anak-anak yang belum sekolah juga bisa terdata,” jelasnya.(Yan)

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.