Palembang, Sumselupdate.com – Pihak Dinas Pendidikan Sumsel menyebut bahwa proses Ujian Nasional dengan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terpaksa tak bisa 100 persen dijalankan.
Sebut saja untuk jenjang SMK, dari 206 SMK negeri dan swasta di Sumsel yanh bakal ikut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), 11 diantaranya tak bisa melaksanakan sistem UNBK.
Kabid SMK Disdik Sumsel Dra Hj Erlina MSi mengatakan untuk 11 SMK yang belum menyelenggarakan UNBK berada di luar Palembang. 2 SMK di Lahat, 1 SMK di Muaraenim dan 8 SMK di OKUS.
“Ada beberapa faktor SMK yang belum ikut UNBK diantaranya kendala jaringan internet dan listrik. Bagi yang melaksanakan UNBK untuk memastikan jaringannya siap dan wajib memiliki genset sendiri,” ujar Erlina, Selasa (23/1/2018).
Lanjut dia, pihaknya berharap Pemerintah Daerah setempat yang mengalami ganguan jaringan bisa mengupayakan bagaimana sistem UNBK ini berjalan. Pasalnya, ini adalah imbauan langsung dari Kemendikbud. “Kalau tidak terpaksa menggunakan sistem Ujian Nasional Kertas Pensik (UNKP),” pungkasnya. (sbw)











