Muratara, Sumselupdate.com – Tiga gedung RSUD Rupit akan dirobohkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Muratara).
Wacana dirobohkannya tiga aset setelah Pemkab dan Unsri melakukan pemeriksaan terhadap gedung tersebut.
Hasilnya gedung itu tidak layak digunakan dan sewaktu-waktu bisa ambruk sehingga mengganggu keselamatan.
Bupati Muratara, Drs HM Syarif Hidayat, mengakui, ada tiga gedung RSUD Rupit yang akan dirobohkan dan kemudian akan dibangun ulang.
Diratakannya gedung tersebut dengan tanah lantaran kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk digunakan, ditakutkan akan menelan korban jiea kalau roboh.
“Memang benar ada tiga bangunan yang akan dirobohkan dan akan dibangun ulang. Karena kondisinya tidak memungkinkan, takutnya menelan korban jiwa,” terangnya.
Dia menjelaskan tiga gedung tadi dibangun saat Muratara masih bergabung dengan Kabupaten Mura, tepatnya tahun 2008 lalu. Kemudian pembangunannya dilanjutkan lagi anggaran tahun 2009.
Kendati sudah lama dibangun kondisi gedung utama, khususnya di dua lantai kondisi lantai sudah menggelembung.
Mirisnya saat digunakan untuk berjalan lantainya bergoyang. Dengan kondisi seperti itu, menurut dia, ditakutkan akan menimbulkan korban apalagi gedung tersebut tempat pelayanan kesehatan masyarakat.
”Ya ini tempat masyarakat berobat serta tempat. Kalau terus digunakan ditakutkan menelan korban jiwa,” tegasnya.
Disinggung kapan dilakukan pembangunan ulang? Orang nomor satu di Pemkab Muratara ini menegaskan usulan pembangunannya akan diajukan ke BPKP untuk mendapatkan rekomendasi dan selanjutnya akan disampaikan ke DPRD.
Nah, setelah prosedur sudah dilaksanakan baru bisa melakukan pembongkaran tiga gedung yakni gedung utama yang terdiri dari Kantor, Ruang rawat jalan, rawat inap anak-anak dan dewasa serta Poli, gedung Kebidanan, dan gudang serta dapur umum.
“Tahapan awalnya harus mendapatkan rekomendasi dari BPKP dan nantinya diajukan ke DPRD, setelah itu baru melakukan pemerataan gedung,” tuturnya.
Dia menambahkan untuk pembangunan tiga gedung yang dimaksud akan dianggarkan pada 2017 mendatang. “Nanti akan dianggarkan pada 2017 mendatang,” pungkasnya. (ain)











