Diminta Tarik Pasuka di Nduga, Kapolda Papua: Tugas TNI/Polri untuk Jaga NKRI

Minggu, 23 Desember 2018
Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin

Jayapura, Sumselupdate.com – Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin tak mengomentari pernyataan Gubernur Papua Lukas Enembe, yang meminta TNI-Polri ditarik dari Kabupaten Nduga. Dia mengatakan tugas aparat TNI/Polri adalah untuk menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.

Hal itu dikatakan Kapolda Papua ketika Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Ketua DPR Papua, Yunus Wonda sebelumnya meminta TNI dan Polri ditarik dari kabupaten Nduga dan menghentikan perburuan kelompok separatis bersenjata yang menewaskan dan membantai 17 orang karyawan PT. Istaka Karya di Nduga.

Read More

Para pimpinan eksekutif dan legislatif beralasan kehadiran TNI/Polri membuat penduduk kampung trauma. Jadi pasukan TNI dan Polri ditarik, agar memberikan kesempatan bagi masyarakat Nduga merayakan Natal dengan damai.

“Saya tidak mau mengomentari pernyataan Gubernur Papua itu. Tapi harus diketahui secara universal kehadiran aparat negara atau aparat keamanan di manapun bertujuan mengemban tugas yang diberikan negara,” katanya.

Martuani mengatakan kehadiran TNI dan Polri di Papua khususnya di kabupaten Nduga adalah untuk pelayanan, melindungi, mengayomi rakyat sekaligus jaminan keamanan masyarakat di sana.

“Jadi tidak satu pun yang bisa melarang kami untuk menempati dan bertugas diseluruh wilayah Republik Indonesia termasuk Nduga,” tegasnya.

Menurut Mantan Kadiv Propam Polri itu, TNI dan Polri disumpah untuk taat kepada negara ini dan bertugas mempertahankan seluruh wilayah NKRI.(dtc/adm5)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts