Muaraenim, Sumselupdate.com – Malam puncak peringatan HUT PT Bukit Asam ke-36 tahun 2017 semalam, Jumat (10/3/2017), disayangkan oleh sejumlah pihak. Pasalnya, masyarakat yang datang untuk menyaksikan
acara tersebut dilarang masuk oleh pihak keamanan. Begitu pun para insan media yang hadir juga diusir.
Seperti disampaikan oleh Ketua PWI Kabupaten Muaraenim, Andi Candra. Saat dikonfirmasi sumselupdate.com, Sabtu (11/3/2017), Andi menuding pihak panitia tidak profesional dalam bekerja.
“Kita tadi sudah mau masuk, tapi diusir oleh pihak keamaan. Mereka menganggap kita apa, kita bukan mainan,” ujar Andi.
Lebih lanjut, Andi menyayangkan acara yang menghabiskan dana miliaran itu hanya untuk dinikmati oleh pihak perusahaan itu sendiri.
“Ke depan kita mengharapkan pihak Humas selaku penghubung perusahaan dan masyarakat bisa lebih tegas mengambil sikap,” tegasnya.
Sementara itu, Ari, salah satu masyarakat Muaraenim yang sengaja datang untuk menyaksikan acara tersebut mengaku bahwa dirinya juga sempat diusir oleh pihak keamanan PTBA ketika akan masuk ke lokasi acara.
“Aku diusir, katanya kursi sudah penuh. Padahal di luar selain aku, masih banyak masyarakat lain yang dilarang masuk,” ungkap Ari.
Ari juga menyayangkan perlakuan manajemen PTBA yang tidak mengijinkan masyarakat untuk menyaksikan acara tersebut. “Apo memang acara ini untuk wong PTBA bae bukan untuk masyarakat. Padahal kan PTBA itu BUMN
yang wilayah kerjanyo di Muaraenim, masak ado acara idak ngajak masyarakat Muaraenim,” pungkasnya, gusar. (Azw)











