Baturaja, Sumselupdate.com – Apa yang dilakukan pedagang buah berjualan di bahu jalan di kawasan jalan HS Simanjuntak tepatnya di depan kantor Badan Kepegawaian Daerah, (BKD) OKU, dinilai para pengguna jalan membahayakan pengendara.
Pasalnya, jika dibiarkan jumlah pedagang akan menjamur dan bertambah setiap harinya.
“Memang mereka nggak permanen, tapi ini membahayakan pengendara. Sebab menggunakan bahu jalan,” kata Rudi (35), salah satu pengendara, Jumat (17/6).
Pemerhati lingkungan, Rakhmat Saleh, SE, MIp menilai hal ini tentu sangat disayangkan lantaran dibiarkan begitu saja dan sangat membahayakan.
Dampaknya jelas kata dia, bukan hanya pengendara yang melintas tata keindahan kota pun terlihat semakin semerawut, apalagi berada di kawasan pusat kota.
“Sebenarnya bukan salah sepenuhnya pedagang, tapi harus ada tindakan tegas dari Dishub atau dinas terkait,” terang Rakhmat.
Dijelaskanya, secara estetika juga tidak elok dipandang lantaran berada di kawasan yang bukan tempatnya.
”Semakin terjadi pembiaran, akan semakin banyak orang yang berjualan di sana,” ucapnya seraya mengatakan kontribusi untuk pemerintah juga dipertanyakan dan sangat tidak jelas.
Pantauan portal ini di lapangan, setidaknya ada tiga mobil jenis pick up parkir mengelar dagangannya di sepanjang bahu jalan tersebut.
Bahkan di antaranya terlihat semi permanen dengan memasang terpal dan mematok mobilnya dengan kayu, tak hanya di bahu jalan namun hak pejalan kaki juga terampas sebab sebagian trotoar juga dipakai para pedagang tersebut. (yan)











