Diancam Dijual, ABG di Palembang Digilir Tiga Pemuda Selama Dua Hari

Tiga pemuda di Palembang, Febri Iwan Susilo (24), Hidayat (24), dan Fikri (22), ditangkap atas kasus pemerkosaan anak di bawah umur.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Tiga pemuda di Kota Palembang, Febri Iwan Susilo (24), Hidayat (24), dan Fikri (22), ditangkap Opsnal Unit Ranmor bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Jumat (4/2/2022) sekitar pukul 19.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Ketiganya dijebloskan ke dalam penjara lantaran melakukan tindak pemerkosaan secara bergilir terhadap siswi SMP.

Aksi bejat ketiga pelaku dilakukan kepada korban ABG sebut saja namanya Kuntum (13), di sebuah penginapan di Jalan Selamat Riyadi Kecamatan Ilir Timur III Palembang, Selasa (1/2/2022).

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (5/2/2022), mengungkapkan, awal bencana ini bermula korban Kuntum berkenalan dengan Febriadi di sosial media. Keduanya pun bertemu di suatu tempat.

“Pelaku kemudian membawa korban ke penginapan daerah Jalan Slamat Riadi Palembang lantai 3,” katanya.

Pelaku Febriadi mengajak Kuntum masuk ke kamar. Korban pun menolak ajakan pelaku. Tapi, pelaku kemudian mengancam akan menjual korban jika tidak mau menuruti kehendaknya.

Lantaran takut dengan pelaku, korban pun terpaksa masuk ke kamar penginapan. Berada dalam ancaman, korban terpaksa menuruti kemauan bejat pelaku.

Setelah merudapaksa Kuntum, pelaku Febriadi keluar kamar menghubungi temannya Hidayat dan Fikri untuk datang kepenginapan. Pelaku Febri menawarkan korban kepada keduanya hingga Hidayat dan Fikri secara bergantian menikmati tubuh Kuntum.

“Setidaknya sudah dua hari korban berada di penginapan tersebut dengan delapan kali merudapaksa hingga korban lemas tak berdaya,” katanya.

Kemudian korban pulang ke rumahnya di daerah Kertapati dan melaporkan tindakan bejat ketiga pelaku kepada ibunya Anita (36).

Ketiga pelaku yang merupakan warga Ilir Timur II  dan Kalidoni Palembang ini dijemput Unit Pelayanan Perempuan dan Anak pada Jumat (4/1/2022) di Jalan Slamet Riadi saat sedang berkumpul.

Atas tindakkan tersebut ketiga pelaku dijerat pasal 76D ayat 1 dan 2 undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.