Desa Burai Juara Dua API 2020, Bupati Ogan Ilir Janjikan Gelar Festival Tahunan

Suasana apresiasi kepada masyarakat Desa Burai atas prestasi meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu (26/5/2021).

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com –  Kampung Warna-warni Desa Burai, Kacamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan berhasil meraih juara dua kategori ekowisata terpopuler dalam ajang penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020.

Bacaan Lainnya

Desa Burai berhasil mendapatkan penghargaan usai menyingkirkan Mangrove Banglas yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Meranti yang meraih tempat ketiga. Sedangkan juara pertama diraih oleh Damaran Baru EcoVillage Kabupaten Bener Meriah.

Penghargaan ini memantik Bupati Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Burai yaitu bakal menggelar event atau festival tahunan.

Hal tersebut disampaikan Panca Wijaya Akbar saat berpidato di Desa Burai dalam acara Apresiasi kepada masyarakat Desa Burai atas prestasinya meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu (26/5/2021).

“Saya sebagai bupati sangat bangga, haru, dan bahagia, alhamdulillah baru tiga bulan menjabat bupati sudah ada yang mengharumkan salah satu desa dan Kabupaten Ogan Ilir ini. Ini tak terlepas dari berbagai liding sektor terutama kepada mantan Bupati Mawardi Yahya, Ilyas Panji Alam, Pj Bupati Aufa Syahrizal,” jelasnya.

Disebutkan Panca, saat ini Ogan Ilir,  Indonesia dan dunia mengalami wabah Corona yang sangat berdampak terhadap geliat ekonomi dan pariwisata.

“Sejak pandemi melanda, banyak fasilitas yang tak terawat, karena para pewisata jarang berkunjung, kalaupun ada wisatawan itu tidak banyak. Karena itu mari kita berdoa pandemi dapat berakhir, sehingga gairah wisata dan ekonomi masyarakat bisa bangkit,” harap suami Mikhailia Alamsjah ini.

Menurut Panca, Ogan Ilir khususnya Desa Burai dianugrahi alam yang indah, masyarakat yang ramah, ditambah akses jalan yang terbuka sudah lebih baik.

“Yang  disukai para wisatawan adalah keramahan warganya dan ini harus kita pupuk, begitu juga toleransi. Mari kita jaga toleran dan keamanan Desa Burai ini. Selain itu makanannya sangat enak seperti kemplang. Yang jelas kita ingin agar masyarakat lebih  kreatif lagi untuk mengelola kulinernya. Pemkab Ogan Ilir siap bantu untuk ini. Dan yang terpenting adalah untuk meningkatkan jumlah wisatawan baik lokal ataupun luar, kedepan kita akan menggelar festifal tahunan dan dimulai tahun depan. Tentunya untuk menganggarkan kegiatan festival tahunan tersebut kita juga meminta persetujuan anggota DPRD Ogan Ilir,” tegasnya.

Suasana apresiasi kepada masyarakat Desa Burai atas prestasi meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu (26/5/2021).

Kepala Dinas Pariwisata Sumsel H Aufa Syahrizal didampingi Kadis Pariwisata Ogan Ilir Hj Siska Susanti mengatakan, keberhasilan Kampung Warna-warni Desa Burai meraih juara dua tingkat nasional ekowisata terpopuler tidak terlepas dari dukungan masyarakat Desa Burai dan Ogan Ilir umumnya.

“Maju mundurnya destinasi wisata sangat bergantung kepada masyarakat, pemerintah hanya fasilitator. Kita juga berterimakasih kepada Bu Zaitun Mawardi karena dibawah arahan beliau gerakan perduli wisata Desa Burai makin cantik dan meraih prestasi spektakuler tingkat nasional,” ujar Aufa.

Ketua Jejaring Wisata Sumsel Zaitun Edwin Mawardi, mengatakan Oktober 2018 dengan didampingi jejaring wisata Sumsel (JWS) di Desa Burai dibentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis).

Program unggulan ekowisata Desa Burai adalah pembuatan pakan ikan yang berasal dari ampas padi (dedak), limbah konsumsi ikan masyarakat, intisari tebu, tepung tapioka, selain itu masyarakat setempat juga pandai membuat kerajinan purun, menenun songket, membuat kerupuk dan kemplang ikan.

“Kita berharap prestasi ini dipertahankan bahkan ditingkatkan,  agar masyarakat lebih inovatif dan geliat ekonomi yang makin maju. Saya dukung 1000 persen Pak Bupati Panca untuk menggelar festival tahunan,” ujar Zaitun.

Pengkonsep Ekowisata Desa Burai sekaligus peraih juara tiga nasional Local Hero Pertamina 2018 Willi Sandi mengaku, sangat bangga terhadap prestasi yang diraih oleh Kampung Warna-warni Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu,

“Ekowisata harus ada eksterior dan interior. Saya setuju dengan gerakan pak bupati yang akan menggelar event tahunan disini, otomatis geliat perekonomian akan bertumbuh. Ini merupakan prestasi seluruh masyarakat Desa Burai karena bersemangat mengelola sdm dan sda, seperti  kerajinan dan olahan pakan ikan agar makin kreatif dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Penggagas Desa Ekowisata Desa Burai Feriyanto berharap kedepan sebagai masyarakat Desa Burai dengan adanya penghargaan tersebut,  Desa Burai lebih maju terutama ekonomi kreatif yang berdampak pada peningkatan dan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.