Debat Publik Pilkada PALI, DHDS Wacanakan Candi Bumiayu Jadi Situs Keajaiban Dunia

Foto bersama saat debat publik Pilkada PALI di Hotel Herper Palembang

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com — Debat publik antara pasangan calon bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2020, berlangsung sengit.

Bacaan Lainnya

Keduanya paslon kandidat sama-sama menyampaikan visi dan misi yang berbeda. Namun, yang menjadi perhatian pernyataan kedua paslon 01 Devi Haryanto dan Darmadi Suhaimi serta paslon 02 Heri Amalindo dan Soemarjono ingin meningkatkan perekonomian masyarakat Serepat Serasan ke depan.

Yang menarik apa yang disampaikan Devi dan Darmadi paslon Cabup dan Cawabup 02 dalam debat publik yang berlangsung semalam, Selasa (19/10/2020) di Hotel Harper menawarkan percepatan ekonomi rakyat di tengah pandemi Covid-19

“Dalam mempercepat perekonomian rakyat PALI kami memiliki visi dan misi yakni dengan cara pembukaan lahan perkebungan kepada masyarakat, bantuan bibit karet, bibit padi untuk masyarakat dan bantuan pupuk untuk petani,” ujar keduanya daat ditemui di hotel, semalam (19/1/2020)

Tidak hanya itu, biaya pemasangan PDAM untuk masyarakat Pali juga akan digratiskan, serta beberapa visi dan misi lainnya.

Tak tanggung-tanggung paslon ini juga ketika diberi pertanyaan oleh panelis Dr Farida tentang pemanfaatan situs Candi Bumi Ayu, mereka rencananya akan melestarikan situs Candi Bumiayu yang terletak di Tanah Abang untuk diajukan ke WHO sebagai situs keajaiban dunia.

Sementara lawannya di Heri Amalindo-Soemarjono s(Hero) visi dan misinya masih melanjutkan program kerja sebelumnya yang mereka singkat Serasi Nia.

Saat pertanyaan dari Panelis Dr Farida tentang memanfaatkan situs Candi Bumiayu tak banyak mempunyai program khusus.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.