Muarabeliti, Sumselupdate.com –Rendahnya harga karet, mulai berimbas dengan stok hewan kurban yang berlimpah.
“Stok hewan kurban berlimpah, penyebabnya daya beli masyarakat berkurang. Kurangnya daya beli masyarakat, sangat dimungkinkan pengaruh dari harga karet yang di bawah standar,” kata Kabag Perencanaan Dinas Peternakan Musirawas (Mura), Darkum.
Berlimpahnya stok hewan kurang bisa dibandingkan dari tahun sebelumnya. Di mana penjual menyediakan 50 ekor hewan kurban dalam beberapa hari, bisa langsung habis, namun saat ini sebaliknya menyetok 20 ekor hewan kurang sampai sekarang tidak habis-habis.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi (Disperindagkop) Mura, Bambang Hermanto mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Adha, harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan,
Mahalnya harga kebutuhan pokok diikuti dengan tingginya harga daging yang mencapai Rp110 ribu per kilogram.
Mahalnya harga daging tersebut berdasarkan informasi dari pedagang disebabkan karena membeli ke peternak harganya sudah mahal. ”Harga daging mahal karena dari peternak sudah sangat tinggi,” paparnya. (ain)











