Datangi Kanwil Kemenkumham, Kader Demokrat Se-Sumsel Minta Hasil KLB PD Deli Serdang Ditolak

Jumat, 12 Maret 2021
Ketua Partai Demokrat Sumsel, Ishak Mekki saat berdialog dengan Kepala Divisi Administrasi Rifqi Adrian Kriswanto yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel.

Palembang, Sumselupdate.com – Usai menggelar apel akbar yang dihadiri ratusan kader dan pimpinan Partai Demokrat se-Sumsel di Kantor DPD Partai Demokrat Sumsel,  rombongan langsung mendatangi Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (12/3/2021).

Hadir Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel H Ishak Mekki, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel M.F Ridho, Ketua Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPD Partai Demokrat Sumsel, Firdaus Hasbullah, dan sejumlah pengurus DPD Partai Demokrat Sumsel lainnya, di antaranya Holda dan Chairul S Matdiah.

Read More

Juga nampak Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Palembang Anton Nurdin dan jajaran, Ketua DPC Partai Demokrat Lubuklinggau Gani Subit, Bendahara DPC Partai Demokrat Palembang Zainal Abidin, Ketua DPC Partai Demokrat Musi Rawas Alamsyah, Plt DPC Partai Demokrat Prabumulih Marhaili Sutomo, Ketua DPC Partai Demokrat OKU Indrawati, Ketua DPC Partai Demokrat Empatlawang Yunus, anggota dewan, KSB kabupaten/kota.

Rombongan disambut Kepala Divisi Administrasi Rifqi Adrian Kriswanto, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel. Terdapat tujuh pernyataan sikap yang disampaikan Kader Partai Demokrat, beberapa di antaranya yakni, Demokrat Sumsel konsisten Dengan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan menolak KLB yang tidak sah atau ilegal.

Poin lainnya yakni, meminta kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM untuk tegas menolak KLB yang tidak berdasarkan AD/ART.

“Partai Demokrat boleh dikatakan sudah dikudeta, sedianya tidak ada masalah, namun karena segelintir kader yang berkolaborasi dengan eksternal dan sudah diberhentikan, sehingga mengguncang kepemimpinan partai yang telah disahkan oleh Menkumham,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel H Ishak Mekki.

Ishak Mekki juga meminta Pimpinan Tinggi Kemenkumham Sumsel untuk kiranya dapat menyampaikan pernyataan sikap beserta lampirannya.

“Saya bersama ketua DPD di seluruh provinsi di Indonesia menghadap Kemenkumham di wilayah, untuk meneruskan laporan pernyataan sikap sebagaimana dilakukan Pengurus Pusat yang juga telah diterima di Ditjen AHU,” katanya.

Sementara itu, Kadiv Administrasi menyatakan, pemerintah dalam hal ini akan bersikap objektif menanggapi persoalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Berdasarkan instruksi Kakanwil, kami berupaya menerima dengan baik apa saja opini yang disampaikan oleh partai, dan segera akan kami buat laporan serta meneruskan ke pimpinan dalam hal ini Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum sebagai bahan pertimbangan. Tentu merujuk pada SK kepengurusan partai Demokrat yang masih berlaku dan tercatat di Ditjen AHU,” ujar Rifqi

Di akhir pertemuan, DPD Partai Demokrat menyerahkan secara simbolis dokumen pernyataan sikap berikut pendukung salinan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat.

Sedangkan Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel, Muhammad Firman Ridho, menegaskan saatnya menunjukkan loyalitas hati nurani kader dan terutama pimpinan partai pada apel siaga di DPD Demokrat Sumsel yang akan dilaksanakan Jumat (12/3) siang.

“Hati nurani para kader Partai Demokrat jangankan yang duduk di jajaran pimpinan partai, simpatisan kader yang bukan duduk di pimpinan partai juga rasanya hati nuraninya sama berbicara. “Memang kita harapkan khususnya pimpinan partai harus tegas menunjukkan sikap,” katanya.

Ridho yang juga Ketua Komisi IV DPRD Sumsel mengingatkan khususnya para pimpinan yang tidak loyal di saat AHY butuh dukungan meyakinkan Kemenkumham untuk mengabaikan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit Sumatera Utara yang memilih Kepala Staf Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai Ketua Umum DPP, Jumat (5/3) lalu.

“Yang jelas apapun bentuk undangan itu kan kalau tidak datang itu juga muncul pertanyaan.

Walaupun dengan segala kapasitas jabatan yang dipikul. Saya kira nanti partai bisa menilai dengan sikap sikap seperti itu,” kata Ridho.

Ia meminta jangan sampai nanti ada yang berkomentar minor, baru yang bersangkutan melakukan konter (mengklarifikasi).

Ridho menilai memang sudah wajar dengan kondisi seperti ini harus juga jadi prioritas menyempatkan waktu walau hanya sebentar.

“Tapi kan sudah menunjukkan bahwa kita memang merupakan bagian kader yang setia dan loyal. Karena sama-sama membangun partai kok,” katanya.

Menurut Ridho, agenda nasional Partai Demokrat hari ini adalah Apel Siaga Partai Demokrat Sumsel dilanjutkan kunjungan ke Kanwil Kemenkumham Sumsel.

“Menyerahkan berkas keabsahan pengurus PD yang selama eksis. Seluruh DPC 17 kabupaten kota dan pengurus tingkat provinsi DPD,” ujar Ridho. (bum)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts