Dampak PPKM, Warga PALI Keluhkan Jaringan Internet Buruk

Ilustrasi belajar daring

PALI, Sumselupdate.com –  Setelah diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di Kabupaten PALI, sejumlah keluhan dari masyarakat pun mulai bermunculan, terutama disektor telekomunikasi.

Karenanya, aturan PPKM yang membuat sejumlah aktivitas warga dihentikan dan digelar secara daring, terkendala dengan kondisi sinyal telekomunikasi yang masih buruk di Bumi Serepat Serasan. 

Bacaan Lainnya

Seperti yang disampaikan oleh Moko, warga Kecamatan Talang Ubi, saat dimintai keterangan oleh media ini, Kamis (22/7/2021).

Aturan PPKM di Kabupaten PALI, membuat dirinya bekerja dari rumah. Akan tetapi, ketika bekerja dari rumah, dirinya justru kesulitan akibat akses internet yang buruk.

“Apalagi saat mati lampu, atau byarpet. Membuat sinyal, seluruh provider di Kabupaten PALI menjadi sangat buruk. Tentu kami sangat berharap pemerintah bisa memberikan solusi, agar jaringan telekomunikasi dalam hal akses internet menjadi lebih maksimal dan optimal. Sehingga warga yang menjalani kerja dari rumah, tidak terhambat kerjaannya,” ungkapnya.

Tidak hanya Moko, Yati, wali murid asal salah satu sekolah di Kecamatan Penukal, juga mengeluhkan kondisi sinyal yang sangat buruk. Apalagi ditambahkan ibu dua orang anak ini, bahwa kondisi sinyal semakin jelek ketika mati lampu.

“Diterapkannya PPKM, membuat sekolah di tempat anak saya belajar kembali digelar secara online. Tentu, dalam hal ini, akses sinyal internet yang bagus yang kami harapkan, agar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bisa optimal,” terangnya.

“Pernah waktu itu, seharian mati lampu di wilayah kami, akibatnya sinyal internet juga terganggu. Itu semua menjadi berdampak karena, saya terlambat mengetahui kalau anak saya mendapat tugas dari gurunya. Untung gurunya masih ada toleransi. Kami sangat berharap pemerintah memperbaiki akses internet di seluruh wilayah PALI,” pintanya.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten PALI, Patisman menerangkan, pihak sedang menjalin kordinasi dengan salahsatu provider yang ada di kabupaten PALI.

“Kami sedang koordinasi dengan pihak Telkomsel Palembang, dan juga provider yang lainnya. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat di atasi,” singkatnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.