Curi Buah Sawit, Dua Warga Muaraenim Digelandang Tim Trabazz

Kedua pelaku saat diamankan team Trabazz Polsek Gunung Megang

Laporan Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com — Dua dari lima pelaku komplotan pencuri buah kelapa sawit PT Surya Bumi Agro Langgeng (SBAL) yakni Dedi Irawan (28), warga Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muaraenim dan Herdiono (40), warga Desa Pagar Jati, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muaraenim, digelandang Tim Trabazz Polsek Gunung Megang, Polres Muaraenim.

Read More

Informasi dihimpun, kedua pelaku ditangkap atas aksi mereka mencuri di blok 03 Divisi I Kebun Enau PT Surya Bumi Agro Langgeng (SBAL) Desa Pagar Jati, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muaraenim, Selasa tanggal (29/3/2022) sekitar pukul 17.00 WIB.

Diketahui, kedua pelaku ini beraksi bersama tiga rekan mereka lainnya yang berhasil melarikan diri dan belum tertangkap.

Aksi pencurian tersebut berawal ketika security sedang melaksanakan patroli rutin seperti biasanya. Setibanya di lokasi, mereka melihat lima orang pelaku sedang mengambil buah kelapa sawit.

Kemudian mereka langsung menghubungi temannya bernama Rahmat yang sedang berada di camp dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Gunung Megang.

Berdasarkan dari laporan tersebut, Team Trabazz Polsek Gunung Megang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Gunung Megang AKP Nasharudin dan Kanit Reskrim Aiptu Ely Suyono langsung berangkat menuju ke lokasi.

Ketika tiba di lokasi mereka langsung mengamankan dua orang pelaku beserta barang bukti dan diamankan di Polsek Gunung Megang. Sedangkan tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan dalam pengejaran.

Kapolres Muaraenim AKBP Aris Rusdiyanto melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Nasharudin membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar kita telah mengamankan kedua tersangka dan tiga lainnya berhasil melarikan diri dan bersama juga diamankan barang bukti 37 tandan buah kelapa sawit, satu unit sepeda motor Honda Supra Fit tanpa bodi dan tanpa plat nopol, satu unit sepeda motor Honda Fit S tanpa bodi dan tanpa plat nopol, satu unit sepeda motor Honda Revo tanpa bodi dan tanpa plat nopol dan 10 lembar karung kosong,” ungkapnya, Rabu (30/03/2022) pada media ini.

Ditegaskan, Kapolsek kedua pelaku akan dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan.

“Atas perbuatan para pelaku, PT SBAL merasa dirugikan sekitar Rp 4.257.359 juta dan akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” pungkasnya.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.