Catut Nama Presiden, Akun Youtube Ini Dilaporkan ke Polda Sumsel

BERI KETERANGAN-Tim advokasinya Relawan Jokowi Sumsel Desmon Simanjuntak, SH, MH, saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Akun Youtube Gunadi Gunadi dilaporkan ke Polda Sumsel, Jumat (14/8/2020), karena sudah mencatut nama Presiden Indonesia Joko Widodo.

Bacaan Lainnya

Ketua tim relawan Jokowi Sumsel Kamaruddin melalui tim advokasi Desmon Simanjuntak, SH, MH, mengatakan, akun Youtube Gunadi Gunadi dilaporkan dengan dugaan tindak pidana ITE pasal 27 ayat (3) UU Nomor 11 tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016.

Tim Relawan Jokowi memberikan keterangan.

 

“Kita menemukan adanya pencatutan nama Presiden Jokowi di plang tanah di kawasan Rambutan, tertulis bahwa tanah tersebut milik presiden Joko Widodo yang ditransmisikan dan disebarkan melalui Youtube. Bukti print Youtube sudah kami cetak sebagai bukti laporan kami. Di sana terlihat jelas nama Presiden Republik Indonesia bapak Joko Widodo,” kata Desmon saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Dikatakan Desmon, dengan adanya tulisan tersebut dan sudah mencemarkan nama baik Presiden Joko Widodo. Tim Relawan Jokowi Sumsel sudah mengonfirmasi ke relawan Jokowi di pusat, tidak benar tanah yang di pasang plang atas nama Presiden Jokowi bukan tanahnya Presiden Jokowi.

“Di sini kita menegaskan Tim Relawan Jokowi Sumsel tidak mempersoalkan masalah tanahnya. Namun di sini nama baik Presiden Jokowi sudah dijadikan alat sebagai simbol penguasaan objek tanah oleh akun Youtube yang sudah menyebar,” katanya

Dengan adanya laporan tim relawan Jokowi Sumsel, Desmon berharap agar pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengusut siapa pelaku pembuatan akun Youtube yang sudah mencemarkan nama baik Presiden Joko Widodo.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya laporan tim relawan Jokowi Sumsel dalam dugaan tindak pidana ITE.

“Laporan pelapor sudah diterima dengan nomor : LPB/601/VIII/2020/SPKT dan akan dilakukan penyelidikan oleh tim Syber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel,” singkatnya.

H Gunadi Nawawi, yang memasang banner tersebut saat dikonfirmasi membenarkan terkait pemasangan banner dengan mengatas namakan Presiden Joko Widodo tersebut.

“Saya dua kali masang plang nama saya tapi dibuang terus. lalu saya pasang malam dibuang. Sampai kejadiannya viral dan tim relawan Jokowi tahu. Saya sangat berterima kasih masalah ini jadi perhatian, kami ini petani, rakyat biasa. Hanya meminta yang benar katakan benar dan yang salah ya salah,” katanya.

Gunadi juga menegaskan bila ia salah bersedia menerima konsekuensinya.

“Saya bersedia, tapi Pak Jokowi langsung, ya dengan bukti surat kuasa dari Presiden. Saya ini anak bangsa juga, biar Presiden tau, masyarakat kecil itu begini, minta keadilan dalam perkara tanah ini,” kata Gunadi. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.