Palembang, Sumselupdate.com – Setelah selama satu tahun buron dalam kasus pembunuhan terhadap Haiman yang terjadi di Kafe Ping Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang pada 19 Agustus 2017 lalu.
Poltak akhirnya diringkus anggota Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel Sabtu (6/10) saat hendak keluar dari salah satu kafe di Jalan Teratai Putih, Kecamatan Sukarami Palembang.
Saat akan dihentikan sepeda motornya oleh anggota tersangka bukannya berhenti justru hendak melarikan diri sehingga oleh petugas tersangka diberikan tindakan tegas dengan dua tembakan dikakinya.
Pelaku warga Jalan Letnan Mukmin, Kelurahan Sei Pangeran, Kecamatan Ilir Barat I Palembang ini mengaku selama buron ia sempat lari ke Lampung dan bekerja sebagai kuli bangunan.
“Saya kangen sama istri dan anak saya sehingga saya pulang lagi ke Palembang, dan akhirnya saya ditangkap juga oleh polisi,” terangnya.
Menurutnya, antara ia dan korban tidak saling mengenal tapi korban ditusuk nya sebanyak tiga lobang karena saat itu korban dalam keadaan mabuk memeluk nya dari belakang sambil mengancam dengan menggunakan botol minuman.
“Waktu itu dia mau mukul saya dengan botol sambil merangkul saya, saat itu jiwa saya terancam kebenaran saya membawa pisau lalu saya tusuk dia sebanyak tiga kali,” tuturnya.
Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara Jaya mengatakan, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban nya disalah satu Kafe di Jalan Soekarno Hatta pada 19 Agustus 2017 lalu.
Dimana korbanya saat itu ditusuk sebanyak tiga lobang hingga meninggal dunia. “Setelah melakukan penusukan pelaku langsung melarikan diri hingga buron lebih dari setahun,” ujarnya, Senin (8/10/2018).
Lanjutnya, pelaku ditangkap setelah ada kabar kalau tersangka berada di Palembang, anggota pun terjun untuk melakukan penyelidikan saat anggota masuk di Jalan Teratai Putih, Kecamatan Sukarami Palembang tersangka keluar dengan mengendarai motor namun saat dihentikan tersangka malah kabur.
“Tindakan tegas pun terpaksa kami berikan dengan menembak kaki tersangka. Tersangka tersungkur langsung kami lakukan penangkapan sebelum dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan perawatan luka tembak,” tukasnya. (tra)











