Bisa Merusak NKRI, KNPI PALI Sebut Abu Janda Sudah Sepantasnya Diproses dan Ditangkap!

Ketua Bidang Hukum DPP KNPI, Medi Rischa Lubis menunjukkan laporan polisi atas nama Permadi Arya atau Abu Janda.

PALI, Sumselupdate.com Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendukung langkah yang diambil oleh Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama yang melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke polisi.

Abu Janda dilaporkan ke aparat penegak hukum lantaran cuitannya yang diduga telah menebarkan ujaran rasis terhadap Natalius Pigai, mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asas Manusia (Komnas HAM).

Bacaan Lainnya

Laporan itu tercatat dengan nomor STTL/30/I/2021/Bareskrim. Pelapor atas nama Ketua Bidang Hukum DPP KNPI, Medi Rischa Lubis, dan terlapor atas nama Permadi Arya.

Menanggapi itu, Ketua DPD KNPI PALI, Anasrullah  menegaskan sudah sepantasnya seorang Abu Janda diproses dan ditangkap.

Hal itu dikarenakan Abu Janda selain bisa memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI, juga selalu dalam berbagai kesempatan menebarkan ujaran yang tidak pantas.

“Sudah pantas. Karena ujaran rasisme yang dilakukan Abu Janda bisa merusak persatuan dan kesatuan NKRI. Kami minta persoalan ini segera diproses oleh pihak kepolisian, karena pada prinsipnya tidak ada yang kebal hukum di negara ini,” ungkapnya.

Anas menyatakan, jika pihak kepolisian tidak segera menangkap Abu Janda, ditakutkan bisa berdampak negatif bagi masyarakat umum.

“Jelas ini bisa berdampak negatif kalau sampai Abu Janda tidak diproses, selain membuat Abu Janda semakin besar kepala, serta membuat peluang bagi oknum seperti Abu Janda untuk selalu menebarkan ujaran rasisme,” imbuhnya.

“Kami dukung langkah hukum DPP KNPI, semoga proses hukum ini ditegakkan seadil-adilnya, agar tidak ada lagi yang melakukan rasisme dikemudian hari,” tandasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.