Palembang, Sumselupdate.com – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kembali digelar. Bahkan, Senin (3/4) ribuan siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SKM) dari berbagai kabupaten/kota di Sumsel mulai mengikuti ujian.
Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Widodo MPd memastikan bahwa kendala yang mengancam, seperti padamnya listrik tidak terjadi. Sebab, pihaknya sudah jauh hari meminta pihak PLN untuk tidak memadamkan listrik di kawasan pelaksanan UNBK.
“Kekhawatiran kita memang ada, namun kami yakin listrik akan tetap aman. Sekolah penyelengara pun diimbau tak harus takut, sebab selama ini sudah dilakukan simulasi, terutama menangani masalah listrik padam dengan menggunakan genset,” tuturnya, Minggu (2/4/2017)
Tak hanya itu, Widodo pun meminta sekolah untuk siap memfasilitasi siswa yang sakit ataupun mengalami cidera untuk ujian. Mengingat permasalahan seperti ini kerap terjadi dalam pelaksanan UN, dan sangat tidak diharapkan. Maka sekolah harus memperhatikan siswa secara betul agar tetap mengikuti ujian nasional.
“Jika ada siswa sakit namun tetap bisa ikut ujian maka, sekolah harus bisa memfasilitasi. jangan sampai dibiarkan. Karena mengikuti ujian sudah menjadi hak bagi siswa, dimana sekolah harus bertanggung jawab didalamnya,” ucapnya.
Widodo berharap, antara sekolah, orangtua dan siswa harus menyadari betul bila pelaksanan UN kali ini tidak hanya sekedar mengejar nilai saja. Melainkan lebih menekankan pada pelaksanan ujian yang menekankan aspek kejujuran sekolah dan siswa.
“Kerjakan dengan sebaik-baiknya dan ingat bila penilaian akan kejujuran menjadi patokan utama kita dalam pelaksanan UN,” tandasnya. (sbw)











