Palembang, Sumselupdate.com – Sriwijaya FC gagal memaksimalkan laga kandang. Menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (16/9/2018), Laskar Wong Kito harus puas hanya bermain imbang 3-3.
Hasil ini membuat Sriwijaya FC tertahan di papan tengah klasemen sementara Liga 1 sekaligus memperpanjang tren negatif skuad Elang Andalas yang gagal meraih kemenangan di empat laga terakhir.
Pelatih Sriwijaya FC Subangkit juga menyayangkan timnya gagal meraih poin penuh.
Apalagi Sriwijaya FC kecolongan lebih dulu. Gol cepat Persebaya diakui Subangkit sempat membuat timnya drop.
“Gol cepat Persebaya sempat membuat kita kewalahan. Saya juga akui ini kesalahan para pemain kita yang memberikan ruang kosong bagi Persebaya,” ungkap Subangkit.
Dalam pertandingan tersebut, Subangkit menilai lini pertahanan timnya cukup kesulitan mengimbangi kecepatan para pemain Persebaya. Alhasil, dia melakukan perubahan memasuki babak kedua.
Goran Ganchev yang terlihat lambat digantikan Jecky Arisandi. Sementara Marckho Meraudje yang memiliki kecepatan ditarik lebih ke dalam untuk menutup posisi Goran.
Pergantian ini terbilang cukup efektif. Setelah Goran keluar, pertahanan Sriwijaya FC sedikit lebih solid dan mampu mengimbangi kecepatan Irfan Jaya dan Osvaldo Haay.
David Da Silva juga tidak memiliki banyak ruang setelah Marckho Meraudje di plot sebagai center back.
“Walaupun hasil ini kurang memuaskan kita harus tetap bersyukur. Apalagi kita sempat tertinggal dengan margin dua gol. Semangat juang anak-anak juga luar bisa sampai bisa menyamakan kedudukan,” terang Subangkit. (tra)











