Berharap Keajaiban, Keluarga Jamaah Haji yang Hilang Rutin Membaca Surah Yasin

Jumat, 28 Juli 2023
Kedatangan 353 jemaah haji kloter 14, Minggu (23/7) pagi.

Laporan: Syakbanudin

IDUN Rohim Zen (84) jamaah haji asal Desa Sukadarma, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), sudah 30 hari hilang di Tanah Suci, hingga kini belum ditemukan.

Read More

Sekretaris Desa (Sekdes) Sukadarma Kecamatan Jejawi, Yudi saat dikonfirmasi Sumselupdate.com, Jumat (28/7/2023) mengaku hingga kini Idun Rohim Zen belum diketahui keberadaannya.

“Hingga sekarang belum ada kabar berita tentang Pak Idun,” ujarnya saat dihubungi via ponsel.

Dia mengungkapkan pihak keluarga sudah berusaha ke sana kemari mencari keberadaan Idun Rohim Zen, namun lagi-lagi belum ada kabar.

“Saat ini pihak keluarga hanya bisa berdoa dengan menggelar kegiatan pembacaan surah Yasin setiap malam,” terang Yudi.

Sementara itu, Ika menantu Idun Rohim Zen saat dihubungi via ponsel mengaku selalu memanjatkan doa agar orang tuanya segera ditemukan.

“Kami hanya terus berdoa dengan rutin setiap malam Jumat membaca surah Yasin, seperti malam tadi. Dan malam sebelumnya, kami juga mengundang anak yatim sekaligus peringatan bulan Muharram, berharap dengan doa ini kami mendapatkan keajaiban,” kata istri Saidi ini.

Ketika ditanya apakah ada firasat sebelum atau setelah Idun Rohim melaksanakan ibadah haji, Ika mengaku tidak ada firasat apapun dan semuanya biasa-biasa saja.

“Biasa saja, tidak ada apa-apa. Pastinya kami selalu berdoa dan berdoa agar orang tua kami segera ditemukan,” harapnya.

Terkait hilang dan belum ditemukannya jamaah haji asal Kabupaten OKI tersebut, Kabag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKI, H Muazni mengimbau seluruh jamaah haji untuk selalu memakai identitas diri atau tanda pengenal, selalu mempelajari tanda-tanda arah pergi dan pulang ke pemondokan.

Kemudian, setiap berpergian usahakan dengan teman satu kloter/se-pemondokan, kalau sampai tersesat jangan panik, berhentilah dan shalat 2 rakaat jika tempatnya memungkinkan dan perbanyaklah istigfar.

“Hubungi kawan/keluarga/petugas keloter dan di setiap sudut terdapat bertugas dari Indonesia dan mintalah pertolongan kepadanya. Insya Allah akan diantar atau dihubungkan dengan petugas kloter,” pesan Muazni. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts