Beragam Inovasi Warnai Gelar Teknologi Tepat Guna Muaraenim

Camat dan tim TTG Ujanmas dalam gelaran Teknologi Tepat Guna yang dilangsungkan di Plaza Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Muaraenim, Kamis (21/12/2017).

Muaraenim, Sumselupdate.com – Beragam inovasi dan karya dari kecamatan di Kabupaten Muaraenim ditampilkan dalam gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dilangsungkan di Plaza Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Muaraenim, Kamis (21/12/2017).

Dari alat penyuling minyak dari hasil pembakaran cangkir plastik bekas air mineral karya siswa SMPN 1 Muaraenim hingga alat pemotong botol untuk dijadikan gelas cantik ditampilkan pada kegiatan itu.

Bacaan Lainnya

Dari berbagai karya yang ditampilkan, pestisida atau racun hama yang terbuat dari bahan alami yakni daun sirsak dari tim TTG Kecamatan Ujanmas berhasil menyedot perhatian dan mendapatkan juara satu pada pagelaran tersebut.

Ketua tim TTG Ujanmas Yulisman mengatakan, pembuatan pestisida alami tersebut dilakukan karena banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan oleh pestisida sintetis atau kimia terhadap tanaman.

Dari permasalahan itu timbullah inspirasi untuk membuat pestisida alami dari daun sirsak oleh tim TTG kecamatan Ujanmas.

“Pestisida kimia memiliki dampak negatif terhadap tanaman dan lingkungan, oleh sebab itu kita berusaha membuat pestisida alami,” ujarnya.

Untuk membuat pestisida alama tersebut, ungkapnya, bahan yang diperlukan tidaklah sulit, yakni 100 hingga 200 lembar daun sirsak, rimpang jerangau,  bawang putih 20 siung, deterjen atau sabun colek 20 gram, serta air 20 liter.

“Bahan-bahan tadi dicampur dengan cara memblender atau ditumbuk halus kemudian direndam selama 24 jam. Setelah itu, air rendaman tersebut disaring dan dilarutkan kedalam 28 liter air baru bisa disemprotkan ke tanaman untuk membetantas hama yang ada pada tanaman atau tumbuhan,” jelas Yulisman.

Ramuan pestisida tersebut, lanjut Yurisman, juga dapat mengendalikan hama wereng coklat serta trips pada cabai.

Sementara itu, Camat Ujanmas Sugiharto Delimpa mengucapkan kegembiraannya atas pencapaian prestasi yang didapat oleh Tim TTG kecamatan Ujanmas tersebut.

“Alhamdulillah kita bisa mendapat juara pertama dalam gelaran TTG 2017 ini. Dengan adanya prestasi ini kita berharap akan dapat meningkatkan lagi inovasi masyarakat didalam mengembangkan berbagai teknologi didalam dunia pertaniaan maupun aktifitas lainnya,” imbuh Sugiharto.

Keberhasilan itu, kata Sugiharto, adalah berkat dukungan masyarakat yang telah mengembangkan inovasi pestisida alami sehingga akan mampu menghemat biaya operasional para petani, karena harga pestisida sintesis yang mahal serta mengurangi dampak negatif yang disebabkan oleh pestisida kimia.

“Mudah-mudahan dengan adanya inovasi ini akan meringankan beban para petani yang mana mahalnya pestisida kimia dipasaran saat ini,” tutup Sugiharto. (azw)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.