BBPJN V: Target Hingga Akhir Tahun, 89% Jalan Nasional dalam Kondisi Baik

Rabu, 24 Oktober 2018
Kepala BBPJN V Kota Palembang, Syaiful Anwar.

Palembang, Sumselupdate.com – Hingga akhir tahun 2018, sebanyak 89 persen jalan nasional di wilayah Sumatera Selatan ditargetkan dalam kondisi baik. Sementara pada semester pertama tahun 2018, tercatat kondisi 1.600 kilometer jalan nasional dalam kondisi baik di Sumsel telah mencapai 86,4 persen.

Kepala BBPJN V Palembang, Saiful Anwar mengungkapkan, jalan dalam kategori baik mencapai 39,01 persen, kategori sedang 47,83 persen, kategori rusak ringan 9,06 persen, dan kategori rusak berat 4,1 persen.

Read More

Jumlah jalan dalam kondisi mantap diperkirakan akan semakin bertambah menyusul masih berjalannya beberapa perbaikan di sejumlah ruas jalan.

Saiful mengatakan, beberapa ruas jalan yang masih dalam pengerjaan di antaranya di lingkar timur Kota Prabumulih, Betung-Sekayu, Batas Kota Kayu Agung-Simpang Penyandingan, batas Kota Palembang-Banyuasin-Tanjung Api-Api.

Kemudian, ruas jalan Celikah-Kayuagung, Beringin-Batas Kabupaten OKU, Martapura-Batas Lampung, KH Wahid Hasyim Palembang, Simpang Penyandingan-Batas Lampung dan Mangun Jaya-Batas Kabupaten Mura.

“Saat ini kita baru bisa memberikan data kemantapannya per bulan Juni, nanti saat semua pengerjaan fisik selesai bulan Desember jumlah kualitas yang dalam kondisi mantap akan bertambah. Kami perkirakan bisa mencapai hingga 89 persen,” ujar Saiful, Rabu (24/10/2018).

Lebih lanjut dijelaskan Saiful, dari sejumlah proyek fisik yang berjalan hingga pertegahan bulan Oktober ini telah mencapai 60,5 persen dengan total penyerapan anggaran sebesar 53 persen.

Di samping pengerjaan yang sedang berjalan, BBPJN V juga masih menyisakan lima proyek dengan skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang sedang dalam tahap lelang.

Adapun lima proyek SBSN tersebut masing-masing ruas jalan Batas Jambi-Peninggalan (90,2km), Peninggalan-Sei Lilin-Betung (77,74km), Betung-Batas Kota Palembang (56,16km), Simpang Indralaya-Meranjat-Kayu Agung (49,55) dan Batas Kayuagung-Simpang Penyandingan-Batas Lampung (105 km). Kelima proyek ini dikerjakan dengan skema multiyears (2018-2019) dengan total anggaran Rp1,049 triliun.

“Semua pekerjaan dalam konsep long segmen, artinya semua pekerjaan rutin akan berakhir di bulan Desember. Namun untuk pekerjaan bersifat dekontruksi dan rehab major akan selesai rata-rata dibulan Oktober atau November,” tutupnya. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts