Baru Tiba di Palembang Usai Mudik, Ratu Dewa Langsung Atasi Banjir

Writer: - Sabtu, 13 April 2024

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah kembali dari mudik Lebaran, Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, segera melakukan peninjauan di beberapa lokasi yang terkena banjir.

Dalam kunjungannya, Ratu Dewa didampingi oleh Ir. RA Marlina Sylvia, Kepala Bidang Sumber Daya Air Irigasi dan Limbah (SDA IL) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang.

Ratu Dewa meninjau dua lokasi di Griya Buana 2, Sukajaya Palembang, dan Jalan Yayasan 2, Ilir Timur II pada Sabtu, 13 April 2024 malam.

Ratu Dewa melakukan hal ini sebagai wujud kepeduliannya terhadap daerah dan warga yang terdampak banjir akibat hujan deras beberapa hari sebelumnya.

Dalam kunjungannya, dia mengenakan jaket hitam dan sandal jepit, meninjau dua lokasi tersebut dari sekitar pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.

Ratu Dewa menyampaikan bahwa setelah kembali dari mudik sore tadi, ia langsung datang ke sini.

Dirinya melihat banyak titik banjir dan mendengar laporan langsung dari masyarakat. Menurut penjelasannya, banjir di dua lokasi tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan beberapa hari yang lalu.

“Untuk mengatasinya, kita turunkan pompa air dan akan melakukan pembongkaran lagi,” jelasnya.

Ketika memeriksa area yang terkena banjir, Ratu Dewa juga mendengarkan keluhan dari penduduk sekitar.

“Masyarakat sering mengeluh jika hujan deras, lingkungannya langsung tergenang air. Hal ini disebabkan banyaknya tempat yang menutup saluran air di lokasi ini,” ujarnya.

Ir. RA Marlina Sylvia menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengerukan sesuai dengan instruksi dari Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.

“Sebagaimana arahan dari Pak Wali, kami akan melakukan pengerukan di Sungai Buah, terutama di bagian hilirnya di Jalan Yayasan 2. Sementara di Griya Buana 2, bagian hilirnya menuju Sungai Sedapet akan menggunakan alat berat,” ungkapnya.

Ir. RA Marlina Sylvia menyatakan bahwa banjir di Jalan Yayasan 2 disebabkan oleh beberapa penyempitan saluran air.

“Ketika kami melakukan pengerukan tadi, kami menemukan beberapa penyempitan saluran air. Warga meminta agar dilakukan rekonstruksi karena adanya pipa yang menghalangi aliran air. Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait hal ini,” pungkasnya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts