Lahat, Sumselupdate.com – Dua warga Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona atau Covid-19.
Kedua warga tersebut seorang wanita berusia 35 tahun berinisial S yang memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah Kabupaten Lahat.
Warga Jalan Bangsal RT 05, RW 02, Kelurahan Talang Jawa Utara, Kabupaten Lahat ini diketahui seorang ASN yang ditugaskan Dinas Luar ke Bogor terhitung tanggal 8 Maret sampai dengan 22 Maret 2020.
Berdasarkan informasi S bertugas di Rupit, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), namun keluarga besarnya tinggal di Kabupaten Lahat.
Sepulang dari DL ke Bogor memang S langsung pulang ke Lahat, sehingga S harus mengikuti prosedur yaitu laporan dan pemeriksaan, bahkan saat ini S diminta untuk mengisolasi diri di rumah selama 14 hari.
Sejauh ini, S tidak mengalami keluhan apa pun atau dalam kondisi sehat. Namun tetap saja S harus mengikuti prosedur sesuai surat edaran yaitu isolasi diri.
Sementara satu orang lagi masuk kategori ODP berinisial A yang juga tinggal di Kelurahan Talang Jawa Utara tepatnya di RT 09 RW 03. A yang diketahui juga ASN di Kabupaten Lahat baru pulang dari keluar kota.
Lurah Talang Jawa Utara, Yoga Firdiansyah, SSTP, MSi kepada Sumselupdate.com, Kamis (26/3/2020), membenarkan adanya dua orang ODP di Kelurahan Talang Jawa Utara.
“Ya benar di Talang Jawa Utara ada dua orang yang masuk dalam kategori ODP. Namun dua orang ini telah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Bandar Jaya, hasilnya tidak ada keluhan apapun. Karena keduanya baru melakukan perjalanan dari luar daerah, sehingga tetap harus melakukan isolasi diri selama 14 hari di rumah masing-masing,” jelasnya.
Lebih lanjut Lurah Talang Jawa Utara menyampaikan terima kasih atas sikap kooperatif dari S dan A yang memberikan respon positif terhadap pemeriksaan diri mereka.
Selanjutnya Lurah Talang Jawa Utara mengimbau agar semua masyarakat untuk terus di rumah, menjaga kebersihan, dan kesehatan serta rajin mencuci tangan.
Senada dikatakan Ketua RT 04 Didit Oktavianus. Dia mengatakan, sudah meminta S untuk berdiam diri di rumah selama dua minggu setelah baru pulang dari Kota Bogor, Jabar.
“Ya informasi ini juga sampai kepada kami, sejauh ini warga atas nama S diminta untuk isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, banyak makan buah dan sayur, minum vitamin, cuci tangan pakai sabun, jaga kebersihan. Kemudian kalau ada keluhan langsung hubungi bidan dan perawat yang terdekat,” ujarnya. (aji)











