Banyuasin Terima 212 Unit Alsintan dari Kementerian Pertanian, Dorong Swasembada Pangan Nasional

Writer: - Selasa, 15 April 2025
Suasana penyerahan 212 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada Brigade Pangan Kabupaten Banyuasin, dalam sebuah acara ceremonial di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0430 Banyuasin, Selasa (15/4/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Banyuasin, Sumselupdate.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam memperkuat ketahanan pangan terus menunjukkan hasil positif.

Pada Selasa (14/5/2025), sebanyak 212 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) secara resmi diserahkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada Brigade Pangan Kabupaten Banyuasin, dalam sebuah acara ceremonial di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0430 Banyuasin.

Read More

Bantuan tersebut terdiri dari 44 unit rotavator, 150 unit pompa air, dan 18 unit traktor roda dua, yang diharapkan dapat mempercepat pengolahan lahan dan meningkatkan indeks pertanaman serta produksi padi di wilayah Bumi Sedulang Setudung.

Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, SP, yang hadir langsung dalam seremoni penyerahan bersama Dandim 0430 Letkol Inf Roni Sugiarto, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat tani dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Pemberdayaan petani melalui penyuluhan, akses terhadap bibit unggul, dan bantuan keuangan untuk meningkatkan kapasitas produksi sangat dibutuhkan. Bantuan Alsintan ini adalah bukti nyata dukungan pemerintah pusat kepada petani Banyuasin,” ujar Netta dalam sambutannya.

Ia juga optimis, dengan optimalisasi penggunaan Alsintan, Banyuasin yang kini berada di peringkat ke-4 sebagai penghasil padi nasional bisa naik ke peringkat ke-3 bahkan ke-1.

“Saya harapkan Brigade Pangan bisa memanfaatkan alat ini dengan baik. Gunakan sesuai peruntukan, taati aturan, dan tetap semangat membangkitkan sektor pertanian di Banyuasin,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0430 Letkol Inf Roni Sugiarto turut menekankan pentingnya menjaga dan merawat alat yang telah diberikan.

“Mohon dirawat dan dijaga serta dimanfaatkan alatnya sebaik mungkin. Ini bukan hanya tentang alat, tapi tentang masa depan pangan kita,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Banyuasin, Sarip, SP, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari optimalisasi lahan rawa seluas 11.700 hektare yang tersebar di 13 kecamatan dan 32 desa.

Ia juga menjelaskan bahwa penguatan Brigade Pangan merupakan langkah strategis untuk melibatkan generasi muda dalam dunia pertanian, sejalan dengan Petunjuk Teknis Penumbuhkembangan Brigade Pangan yang tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.

“Brigade Pangan diisi oleh pemuda desa yang adaptif terhadap teknologi dan berkomitmen pada swasembada pangan. Ini adalah masa depan pertanian kita,” tutup Sarip.

Penyerahan Alsintan ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian di Banyuasin mendapat perhatian serius dan dukungan penuh demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts