Laporan: Arie Idwan Sujana
Banyuasin, Sumselupdate.com – Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional terus bergulir. Kali ini, Kabupaten Banyuasin menunjukkan komitmennya melalui sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI. Bupati Banyuasin, Dr H Askolani, SH, MH, didampingi Sekda Ir Erwin Ibrahim, ST, MM, MBA, IPU, ASEAN Eng, menyambut baik inisiasi Kompi Produksi Kodim 0430/Banyuasin dengan meninjau langsung lokasi di Rusunawa, Selasa (17/6/2025).
Langkah ini dinilai sebagai inovasi sekaligus edukasi masyarakat dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan produksi pangan lainnya.
“Kami menyambut baik Kompi Produksi Pangan yang diinisiasi oleh Dandim dan Kasdim Kabupaten Banyuasin. Ini bukan hanya edukatif, tapi juga selaras dengan visi-misi Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera,” ujar Bupati Askolani.
Inisiatif tersebut mendapat perhatian langsung dari Mayor Jenderal TNI Trenggono, SIP, MAP, PA. Staf Ahli Tk. III Bidang Komsos Panglima TNI, yang meninjau kesiapan lapangan. “Kompi Produksi ini kita persiapkan dengan matang. Jika hasilnya positif, tentu akan kami sarankan kepada Panglima TNI. Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong Indonesia menjadi negara swasembada pangan,” jelasnya.
Kompi Produksi Pangan ini berdiri di atas lahan seluas 6 hektar. Peruntukannya terbagi antara lain: 1 hektar ditanami ubi kayu dengan potensi hasil 20 ton, 1 hektar untuk peternakan lele dengan 100 biopot yang masing-masing menampung 1.000 lele (total produksi 10 ton lele per 3 bulan), serta 1 hektar lainnya untuk budidaya jagung dengan estimasi hasil 5 ton.
Menariknya, area tersebut juga akan dilengkapi embung atau penampungan air untuk mengairi seluruh lahan, serta dikembangkan sebagai kawasan edukasi dan wisata berbasis pangan bagi masyarakat Banyuasin.
Dengan potensi besar yang dimiliki, Banyuasin dinilai layak menjadi percontohan dalam pengembangan ketahanan pangan nasional.
“Banyuasin memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari pertanian, perikanan, hingga migas dan batu bara. Sinergi seperti ini akan menjadi kekuatan baru dalam mensejahterakan rakyat,” tutup Bupati Askolani. (**)











