PALI, Sumselupdate.com – Sebanyak 12 anggota komisi I DPRD Sumsel dipimpin Wakil Ketua I Husni Thamrin mengunjungi Kabupaten PALI untuk membahas tapal batas di Daerah Otonomi Baru (DOB) yang berusia tiga tahun tersebut.
Kunjungan kerja wakil rakyat tingkat provinsi tersebut langsung disambut oleh Asisten 1 Setda Kabupaten PALI A. Gani Akhmad bersama Wakil Ketua DPRD PALI Devi Haryanto, SH MH serta jajaran SKPD di lingkungan Pemkab PALI, Kamis (13/10/2016).
Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati PALI, di Jalan Merdeka, KM 10, kelurahan Handayani Mulya tersebut membahas secara detail tapal batas Kabupaten PALI dengan wilayah kabupaten tetangga.
“Sudah menjadi tugas kami meninjau tapal batas antar kabupaten/kota. Kami lihat di PALI cukup smart dalam menentukan tapal batas dan ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” Kata Husni Thamrin, kepada sejumlah awak media, usai melakukan pertemuan dengan beberapa pejabat Pemkab PALI.
Setelah melihat di lapangan dan mendengar paparan dari Asisten I, diakui politisi partai Demokrat ini, tidak didapati kendala yang berarti. “Kita hanya tinggal tunggu Permendagri nya keluar. Karena kita tidak menemukan kendala dan kalaupun ada, bisa dibicarakan setelah keluar Permendagri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Husni Thamrin mengatakan bahwa semua tapal batas riskan konflik, tetapi tinggal bagaimana pengelolaan dan cara pemecahannya.
“Di PALI kita lihat kecil sekali kemungkinan terjadi adanya konflik. Jadi kita patut bersyukur dan inilah yang kami pantau sebagai tugas komisi I,” pungkasnya.
Terpisah, A. Gani Akhmad ketika dibincangi awak media mengaku menyambut baik kedatangan bapak-bapak wakil rakyat provinsi di Bumi Serepat Serasan.
“Kita bersyukur dan berterimakasih, anggota DPRD Provinsi mau mendengar permasalahan tapal batas Kabupaten PALI. Tadi sudah dilaporkan, tinggal dalam waktu dekat akan dikeluarkan surat keputusan Permendagri,” ujar A. Gani.
Dirinya juga menerangkan wilayah kabupaten PALI berbatasan dengan lima kabupaten/kota lain. Seperti Banyuasin, Musi Banyuasin, Muaraenim, Prabumulih dan Musi Rawas.
“Alhamdulillah semuanya tidak ada permasalahan. Untuk itu kita akan tetap jaga jangan sampai menimbulkan konflik di daerah perbatasan,” tutupnya. (adj)











