Angkutan Distop Paksa Warga, PT PEBS Serahkan Urusan Perizinan ke Pihak Transportir

Belasan mobil angkutan berat yang distop paksa warga dan petugas Dishub berjejer di Desa Jerambah Besi, Kabupaten PALI, Kamis (22/9/2016).

PALI, Sumselupdate.com – Distopnya sebelas unit mobil jenis trailer yang mengangkut alat berat rig milik PT Petroenim Betun Selo (PEBS) di Desa Jerambah Besi, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI ternyata tidak menjadi urusan dari PT PEBS.

PT PEBS menyerahkan sepenuhnya urusan perlintasan di jalan kepada pihak transportir yang punya armada.

Bacaan Lainnya

Edi selaku Humas PT PEBS mengaku bahwa segala sesuatu diserahkan ke pihak transportir yang punya armada.

“Ketika melintas, itu ‘kan sudah menjadi urusan yang punya armada. Baik surat izin melintas atau sebagainya. Apalagi mereka (ke-11 angkutan berat -red) sudah keluar dari lokasi PT PEBS. Coba saja hubungi pihak transportirnya langsung,” katanya ketika dihubungi awak media, Kamis (22/9/2016).

Sementara itu, Giardi salah satu dari sopir angkutan berat tersebut mengaku tidak tahu menahu soal surat perizinan. Dirinya mengungkapkan bahwa surat perizinan melintas sudah lengkap.

“Kata bos kami, surat perizinan sudah lengkap diurusi oleh yang empunya alat berat. Kami hanya bertugas membawa alat berat rig tersebut dari Desa Purun Timur dibawa ke PT Lapindo Sidoarjo Jawa Timur,” ujar Giardi.

Giardi juga mengatakan sebelumnya pihaknya dikawal oleh polisi dari lokasi Desa Purun Timur.

“Dari lokasi kami dikawal oleh polisi dua orang dengan menggunakan mobil Avanza. Namun setelah distop oleh warga Jerambah Besi, kedua polisi tadi langsung pergi dan tidak pulang lagi kesini hingga sekarang,” tambah Giardi yang mengaku warga Jakarta. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.