Anggota MPR: Novel Meraih Mimpi, Cerita yang Sarat Inspirasi

Anggota MPR RI Hj. Sadarestuwati

Jakarta, Sumselupdate.com — Anggota MPR RI Hj. Sadarestuwati mengapresiasi terbitnya Novel Meraih Mimpi yang diinisiasi Biro Humas dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal MPR RI. Karena dalam novel tersebut terdapat kisah-kisah menarik, mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda, serta masyarakat Indonesia.

Menurut Sadarestuwati, bagian kisah dalam Novel Meraih Mimpi, menyerupai perjalanan hidup yang pernah dilaluinya. Karena untuk menjadi Anggota Legislatif seperti sekarang, Sadarestuwati harus bekerja keras, tidak gampang putus asa dan selalu ingat serta berpasrah diri kepada Allah SWT.

Read More

“Saya adalah anak petani, yang tidak meneruskan Pendidikan dokter sesuai keinginan orangtua dan memilih pindah ke Fakultas Pertanian. Kepindahan ini membuat bapak marah dan tidak mau menegur. Dalam kondisi tersebut saya bertekad untuk hidup mandiri,” kata Sadarestuwati.

Karena enggan meminta biaya kuliah pada orangtua, Sadarestuwati yang akrab di panggil Estu pun rela menjadi supir taksi. Ia juga berjualan beras di Surabaya. Tak hanya itu, Estu juga tak malu-malu menjalani profesi sebagai sales. Semua itu dilakukan untuk mengejar cita-cita menyelesaikan pendidikan di bangku perguruan tinggi.

Pernyataan itu disampaikan Hj. Sadarestuwati, saat menjadi pembicara pada acara Bedah Novel Meraih Mimpi di Selasar Nusantara IV, Komplek MPR/DPR/DPD RI, Rabu (10/11/2021).

Bedah Novel Meraih Mimpi merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada Pekan Kehumasan 8-11 November 2021. Selain Sadarestuwati acara tersebut juga menghadirkan narasumber Pengamat Literasi Ade E. Sumengkar. Ikut hadir pada acara tersebut Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah.

Setelah menyelesaikan Pendidikan Sarjana Pertanian, kata Sadarestuwati, ia terus melanjutkan usaha yang semakin besar. Hingga dipercaya memimpin sebuah BUMN yang beroperasi di Surabaya.

“Jangan pernah merasa paling rendah dan paling tidak mampu, karena tidak memiliki apa-apa. Sebaliknya jadikan kesulitan, karena tidak memiliki apa-apa, itu sebagai energi positif untuk mengejar cita-cita dan meraih kesuksesan,” kata Estu lagi.

Sementara Pengamat Literasi Ade E. Sumengkar berpendapat Novel Meraih Mimpi berisi cerita yang sangat menarik. Mampu mengocok dan mengharu birukan perasaan pembacanya. Novel ini juga mengandung kisah inspiratif yang bagus dibaca seluruh masyarakat Indonesia. Karena mengandung teladan dan perjuangan dalam meraih mimpi.

“Kalau dinikmati secara serius, kita bisa dibuat menangis, haru dan bahagia. Ini benar-benar kisah yang sangat baik, karena di dalam terdapat karakter bangsa Indonesia yang dicerminkan dalam Empat Pilar MPR RI,” kata Ade E. Sumengkar.

Mengingat masih banyak masyarakat yang tidak mampu, Ade E. Sumengkar berharap Novel Meraih Mimpi bisa perbanyak dan dibagikan kepada masyarakat. Dengan harapan bisa menginspirasi dan memberi semangat dalam mencapai cita-cita. Tidak sekedar pasrah, karena alasan kemiskinan.

Novel Meraih Mimpi menceritakan perjuangan serta rintangan yang harus dilalui Sukmo mengejar keberhasilan. Saat ia masih kecil, ayahnya jatuh sakit dan memaksanya pulang untuk beristirahat di kampung. Sukmo dihadapkan pada pilihan sulit, ikut ayahnya pulang ke kampung atau berjuang sendiri dikota besar.

Ternyata, Sukmo memilih berjuang untuk meraih cita-cita. Ia kemudian pergi ke masjid menjadi tukang bersih-bersih, sekaligus mencari tempat berteduh. Dengan cara ini Sukmo mulai menabung untuk menempuh tekadnya melanjutkan Pendidikan.

Nahas, uang yang ditabungnya malah raib. Tetapi Sukmo tidak marah. Ia berusaha makin keras agar bisa mengembalikan uangnya yang hilang. Nasib membawanya bekerja menjadi anak kapal yang membawa barang-barang dagangan.

Singkat cerita, berkat kerajinannya Sukmo dipercaya pemilik kapal dan ia diberi tanggungjawab untuk mengelola kapal tersebut.

Kesuksesan menjadi pengusaha ada di depan matanya, jika ia melanjutkan kepercayaan mengurus kapal. Tetapi Sukmo memilih melanjutkan pendidikan hingga selesai dari perguruan tinggi luar negeri dan sukses membangun usaha. Tetapi, tidak sedikit aral melintang ang harus dia singkirkan sebelum benar-benar mencapai keberhasilan.(duk)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.