Makassar, Sumselupdate.com – Pemblokiran puluhan juta rekening oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi dan Keuangan (PPATK) menimbulkan polemik. Diberitakan di berbagai media massa, masyarakat ikut resah dengan kebijakan ini.
Anggota Komisi XI DPR RI, Muhidin Mohamad Said mengingatkan PPATK agar tidak sembarangan melakukan pemblokiran rekening untuk di kemudian hari. Akibatnya rekening tanpa catatan mencurigakan ikut kena imbasnya.
“Kalau toh terjadi sesuatu pemblokiran harus hati-hati. Harus mempunyai data akurat uang itu atau rekening itu bermasalah. Kalau tidak bermasalah jangan dibuat instrumen untuk memblokir sehingga merugikan dunia perbankan kita,” ujar Muhidin usai Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI ke Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (11/08/2025).
Menurut Muhidin, yang harus disasar PPATK adalah rekening-rekening bermasalah. Misalnya yang terlibat transaksi untuk judi online (judol), pinjaman online (pinjol) ilegal, human traficking dan kegiatan melanggar hukum lain.
Pemblokiran rekening oleh PPATK ini telah dianulir. Presiden RI, Prabowo Subianto turun tangan langsung menyelesaikan polemik ini.
Ia memanggil kepala PPATK Rabu (30/7).Tak lama setelah pertemuan itu PPATK mengemumkan kembali membuka rekening dormant yang sudah terlanjur diblokir mereka.
Muhidin pun menyambut baik langkah cepat Presiden Prabowo.
Dia pun mengingatkan PPATK agar mengikuti arahan Presiden menjalankan tugas.
“Jadi ini yang harus kita dorong, kita berikan pemahaman bahwa pemblokiran ini harus sangat-sangat selektif sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” tegasnya.
(**)











