Anggota Komisi I DPR Sebut Penanganan Kelompok Bersenjata Papua Harus Presisi dan Berimbang

Writer: - Sabtu, 21 Februari 2026
Anggota Komisi I DPR RI, Taufiq R Abdullah. (Foto; Sumselupdate.com/Humas DPR RI)

Jakarta, Sumselupdate.com – Anggota Komisi I DPR RI Taufiq R Abdullah menilai kondisi keamanan di Papua masih menghadapi tantangan serius.

Aktivitas kelompok yang memperjuangkan Papua Merdeka disebut masih berlangsung, sehingga pendekatan negara harus dilakukan secara hati-hati, terukur, dan tidak semata-mata bertumpu pada kekuatan militer.

Read More

Menurut Taufik, fakta di lapangan menunjukkan situasi Papua belum sepenuhnya stabil. Kelompok bersenjata masih berupaya menjalankan agenda mereka, termasuk dengan membangun jejaring komunikasi di luar negeri.

“Kita melihat memang situasinya belum aman sepenuhnya. Ada kelompok yang masih terus berupaya mewujudkan cita-citanya,” ujar legislator Fraksi PKB itu di Gedung DPR Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Taufiq menegaskan, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan dan aparat keamanan tetap menjalankan strategi ganda, yakni menjaga kesiapsiagaan pasukan sekaligus mengedepankan pendekatan persuasif.

Dia menilai pendekatan dialogis dan pembangunan sosial tetap menjadi bagian penting dalam meredam konflik.

Namun demikian,  kompleksitas persoalan di Papua terletak pada pola pergerakan kelompok bersenjata yang seringkali berbaur dengan masyarakat sipil. Kondisi ini membuat setiap langkah penegakan keamanan harus dilakukan dengan sangat cermat.

“Ketika harus dilakukan tindakan militer, problemnya mereka bercampur dengan sipil. Ini yang menjadi tantangan dan tidak mudah,” jelasnya.

Dia mengingatkan, pengalaman penanganan konflik di berbagai daerah sebelumnya menunjukkan pentingnya kehati-hatian agar tidak menimbulkan dampak  lebih luas terhadap masyarakat.

Menurut Taufiq, strategi keamanan di Papua harus tetap berimbang antara ketegasan negara dalam menjaga kedaulatan dan perlindungan terhadap warga sipil.

Pendekatan yang presisi, terkoordinasi, dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Ini persoalan  kompleks, sehingga penanganannya juga tidak bisa dilakukan dengan satu pendekatan saja,” tegasnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts