Anak, Nilai Investasi Besar Bagi Kehidupan Bangsa

Tartilah Ishak Mekki saat menghadiri pengumuman pemenang lomba balita Indonesia tingkat Provinsi Sumsel tahun 2016 di Aula Kantor Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sumsel, Jum'at (29/7).

Palembang, Sumselupdate.com – Untuk mewujudkan manusia yang berkualitas harus dimulai sejak dini. Berbagai studi menunjukan bahwa periode 5 tahun pertama kehidupan (Golden Years) adalah fase utama dalam meletakkan dasar-dasar tumbuh kembang anak.

Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel Tartilah Ishak Mekki menilai, anak yang sehat memiliki nilai investasi besar bagi kelangsungan hidup berbangsa, untuk itu mereka perlu dipelihara dan dilindungi keluarga, masyarakat dan negara seperti diamanatkan dalam UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Menurutnya, untuk membangun kesejahteraan anak perlu dilakukan upaya-upaya kreatif sebagai bentuk motifasi kepada para orang tua agar tetap memperhatikan kesehatan dan tumbuh kembang anak.

“Kita tahu saat ini sedang marak kekerasan terhadap anak yang justru dilakukan oleh orang terdekatnya, jadi saya harapkan para orang tua harus sadar bahwa anak merupakan harapan dan investasi di masa depan,” ungkap Tartilah Ishak Mekki saat menghadiri pengumuman pemenang lomba balita Indonesia tingkat Provinsi Sumsel tahun 2016 di Aula Kantor Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sumsel, Jum’at (29/7).

Tartilah Ishak Mekki menambahkan, maraknya kekerasan terhadap anak membuat kita semua miris. Untuk itu, perlu dilakukan pemberian bimbingan pengetahuan dan wawasan bagi para ibu dalam pola asuh dan tumbuh kembang bayi dan balita.

Dikatakannya, untuk menekan tingginya angka kematian ibu, bayi dan balita, TP-PKK dalam hal ini sudah memprogramkan beberapa kegiatan untuk mendukung program pemerintah melalui Pokja yang ada di PKK seperti Pokja II ada BKB dan BKR, pokja IV ada Posyandu balita dan Lansia.

“Ini semua tugas kita bersama baik pemerintah, swasta dan masyarakat sendiri karena hal ini menjadi salah satu indikator dalam menentukan derajat kesehatan bangsa,” terangnya.

Lanjut Tartilah Ishak Mekki, Pihaknya sangat menyambut baik diadakannya lomba balita tingkat Provinsi Sumsel ini, dalam rangka memantau tumbuh kembang balita dan memacu para keluarga agar terus memantau kesehatan dan tumbuh kembang anak.

“Didiklah anak sesuai tatanan usia, ajarkan kebaikan sedari dini agar mudah mandiri di esok hari, biarkan anak memiliki privasi dalam mengerjakan tugas belajar dan hobbynya agar anak menjadi pribadi yang mandiri dan disukai,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel melalui Direktur Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut Provinsi Sumsel Rini Bikarindrasari mengatakan, kegiatan lomba balita Indonesia tingkat provinsi Sumsel ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari anak nasional 23 Juli lalu, lomba sendiri terbagi menjadi beberapa kategori usia anak seperti. Balita 6 sampai 24 bulan, dan 24 bulan sampai 5 tahun.

“Untuk peserta sendiri diikuti dari berbagai Kabupaten/kota di Sumsel,” ungkap Rini.

Menurutnya, melalui lomba ini diharapkan menjadi salah satu upaya mensejahterakan kualitas dan hidup anak di Sumsel serta sebagai upaya menjamin hak anak untuk tumbuh, berkembang dan terlindungi dari kekerasan dan diskriminasi.

“Seperti tema lomba “Akhiri Kekerasan Terhadap Anak” kita harapkan kesejateraan dan perlindungan anak akan terus terbangun khususnya di Provinsi Sumsel,” pungkasnya.ery

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.