AMSI Lahir Untuk Menyapu Berita Hoaks dan ‘Hate Speech’

Berfoto bersama usai pelantikan pengurus AMSI Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) di Griya Agung Palembang, Senin (12/4/2021).

Laporan: Edwar Heryadi

Palembang, Sumselupdate.com – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) yang diinisiasi 30 media nasional lima tahu lalu dan resmi lahir pada empat tahun silam.

Bacaan Lainnya

Berdirinya organisasi perusahaan pers ini dilatarbelakangi kecenderungan banyaknya media digital yang lahir dan media sosial tumbuh secara masif.

Kondisi demikian berefek banyaknya ‘sampah’ sehingga jika dibiarkan akan merusak ekosistem media.

Ketua AMSI Pusat Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut menyampaikan sambutan secara virtual.

“Di tengah sampah yang begitu banyak maka lama-lama media bisa dianggap sampah juga. Maka lahirnya AMSI untuk ‘menyapu’ berita hoaks dan Hate Speech sehingga terbentuk ekosistem media yang sehat,” kata Ketua AMSI Pusat Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut saat pelantikan pengurus AMSI Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) di Griya Agung Palembang, Senin (12/4/2021).

Pengurus AMSI Wilayah Sumsel periode 2021-2024 ini dilantik dan diambil sumpah secara resmi oleh Koordinator AMSI Wilayah Sumatera, Agus Perdana.

Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati, SH, MH berfoto bersama dengan pengurus AMSI Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) di Griya Agung Palembang, Senin (12/4/2021).

Pelantikan ini dihadiri Gubernur Sumsel H Herman Deru, Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati, SH, MH, Ketua PWI Sumsel yang diwakili Wakil Ketua Bidang Organisasi Anwar Sy Rasuan, Ketua IWO Sumsel Sonny Kushardian, perwakilan Polda Sumsel, dan pejabat lainnya.

Wenseslaus Manggut mengatakan, hingga kini AMSI telah memiliki perwakilan di 22 provinsi dan tujuh  sedang dibentuk tahun ini, dengan jumlah 330 media dari Aceh sampai Papua.

Di masa pandemi Covid-19 ini, menurut Wenseslaus Manggut, banyak pelajaran yang didapat. Salah satunya bahwa konten-konten kedaerahan atau proximity memang powerful.

Jajaran pengurus AMSI Wilayah Sumatera Selatan berfoto bersama di depan Griya Agung Palembang, Senin (12/4/2021).

Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya memaknai hadirnya AMSI sangat positif di tengah media sosial tumbuh seluas-luasnya dan tak berpagar.

Dikatakan Herman Deru, AMSI berperan sebagai pengaman, sedangkan pemerintah adalah mitranya.

Kendati demikian, kata Gubernur, hoaks sebenarnya dapat dicegah dimulai dari adanya kesadaran masyarakat itu sendiri.

”Saya minta agar AMSI mengambil peran minimal menyadarkan para anggotanya. Karena yang paling penting personalnya untuk membuat pemberitaan yang baik dan edukatif, dan turut memerangi hoaks dan hate speech,” ujar Herman Deru.

Ditambahkan Herman Deru, memerangi berita harus dilakukan bersama. Maka dibutuhkan tekad dari anggotanya.

Maka dari itu, ia berharap AMSI mampu menjadi wadah untuk membentuk profesi wartawan online yang berintegritas.

Suasana pelantikan pengurus AMSI Wilayah Sumsel periode 2021-2024 ini dilantik dan diambil sumpah secara resmi oleh Koordinator AMSI Wilayah Sumatera, Agus Perdana.

Usai acara pelantikan pengurus AMSI Wilayah Sumsel, kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi Publik dengan tema ‘Dampak Hoaks dan Distrust Terhadap Media Online’.

Nara sumber diskusi publik ini Pengamat Sosial sekaligus Rektor Universitas IBA Palembang, Dr Tarech Rasyid, MSi, Koordinator AMSI Wilayah Sumatera, Agus Perdana dengan moderator M Uzair. (**)

 

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.