Palembang, Sumselupdate.com – Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto, selaku inspektur upacara pelepasan dua kompi atau 201 personal Satuan Brimob Polda Sumsel yang di BKO kan ke Polda Papua Barat dalam pengamanan Pilkada Serentak 2017.
Pelepasan pasukan elit itu terkait pengamanan Pilkada serentak 2017. Sebelum diberangkatkan, terlebih dahulu dilakukan upacara di Mako Brimob Polda Sumsel.
Apel pelepasan ini juga dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, diantaranya Waka Polda Brigjen Pol Asep Suhendar, Kasat Brimob, Kombes Pol Arif, Dirlantas, Dirkrmsus, Dirkrimum, Dir Shabara, Dirnarkoba dan pejabat lainnya, serta Pangdam II/Sriwijaya.
Kapolda Sumsel didampingi Waka Polda dan Kasat Brimob mengatakan, anggota yang di BKO kan ke Polda Papua dalam rangka membeck Up pengamanan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sorong dan Maybrat serta Walikota dan Wakil Walikota Sorong Provinsi Papua Barat pada 22 Agustus mendatang.
Sebagaimana telah ditetapkan dan diputuskan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia terkait pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati tahap dua hasil Pilkada serentak 15 Februari lalu dan dilaksanakan secara serentak pada 22 Agustus di Provinsi Papua Barat.
Melihat kondisi keamanan atau potensi kerawanan yang cukup tinggi dan hasil keputusan terhadap pasangan pemenang Pilkada serentak serta pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota di Provinsi Papua Barat, memiliki dampak dan potensi terjadinya konflik soal dalam pelaksanaannya.
Oleh karena itu melihat keterbatasan anggota atau personil pengamanan disana. Jadi Satbrimob Polda Sumsel di BKO kan Ke Polda Papua Barat untuk membeck Up pengamanan pelaksanaan Bupati dan Wakil Bupati Sorong dan Maybrat serta Walikota dan Wakil Walikota Sorong Provinsi Papua Barat.
Maka dengan perintah dari Mabes Polri untuk mengirimkan 2 kompi atau jumlahnya 201 personil untuk di BKO kan ke Polda Papua Barat dimana yaitu pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sorong. Disana nanti yang namanya BKO itu dibawah kendalinya Polda Papua Barat.
“Saya yakin dan percaya personil Satuan Brimob Polda Sumsel mampu melaksanakan tugas dengan baik. Karena dengan kesiapan latihan secara rutin dan latihan secara persial saudara-saudara, baik secarara individu maupun dalam ikatan kesatuan,” kata Kapolda.
“Saya ingatkan, anggota supaya bisa menjaga nama baik Polda Sumsel. Ikuti standar operasional yang berlaku sehinģga tidak ada hal-hal yang tidak di inginkan dan yang jelas kalau di sana kondisinya aman anggota langsung pulang ke Sumsel,” ujarnya.
Irjen Agung juga menegaskan kepada Kepala Datasemen Penugasan (Kadengas) untuk selalu berkordinasi dengan Kepolisian setempat maupun pasukan BKO dari Polda lain.
Sehingga mendapatkan informasi yang update terkait situasi terkini di Polda Papua Barat. Berdasarkan informasi tersebut, pimpinan pasukan dapat mengatur personil sesuai kebutuhan dari Polda dan dapat mengerahkan personil dengan benar sesuai tupoksi.
Selain itu, Agung juga menyampaikan beberapa arahan kepada seluruh personil yang akan bertugas, diantaranya adalah senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan sesuai keimanan dan kepercayaan masing-masing.
Melaksanakan tugas dengan keikhlasan dan penuh rasa tanggung jawab. Senantiasa menjaga solidaritas, kekompakan dan kerja sama agar tidak terjadi hal yant tidak diinginkan. Peka dan tanggap terhadap perkembangan situasi di wilayah penugasan, sehingga semua anggota siap, bila ada perubahan situasi.
Masih dikatakannya, Saya minta anggota bisa menjaga nama baik kesatuan dan institusi khususnya Polda Sumsel, yang artinya kita juga menjaga kepercayaan pimpinan Polri, atas penugasan ini dan yang terakhir senantiasa menjaga kesehatan dan utamakan keselamatan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. (tra)











