Alarm Ekonomi! Rupiah Kembali Melemah, BI Kerahkan Senjata Moneter

Writer: - Jumat, 5 September 2025
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dollar. (Foto Sumselupdate.com/Istimewa).

Jakarta, Sumselupdate.com – Nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp16.420 per dolar AS pada perdagangan Jumat (5/9/2025).

Angka ini mencerminkan pelemahan tipis 0,03 persen dibandingkan sehari sebelumnya, meski secara mingguan rupiah masih mencatatkan kenaikan tipis 0,01 persen secara point-to-point.

Read More

Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny, menegaskan pihaknya terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar dengan melakukan intervensi baik di pasar domestik maupun internasional.

“BI terus intervensi di pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.

Selain intervensi, BI juga menambah likuiditas dengan menurunkan posisi instrumen moneter SRBI dari Rp923 triliun pada awal 2025 menjadi Rp715 triliun per akhir Agustus 2025.

Hingga periode yang sama, BI tercatat membeli SBN senilai Rp200 triliun, termasuk Rp150 triliun melalui program debt switching bersama pemerintah.

Ramdan menjelaskan, kebijakan ini ditempuh dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi global yang masih lemah dan kondisi domestik yang belum optimal.

Sementara itu, inflasi tetap terkendali sesuai target 2,5 persen ±1 persen, dan nilai tukar diperkirakan stabil sesuai fundamental perekonomian nasional.

“Kebijakan moneter diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas perekonomian,” tandasnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts