Palembang, Sumselupdate.com – Badai akumulasi kartu kuning kembali menghantui skuad Sriwijaya FC di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Nyaris dalam setiap pertandingan yang dilalui, selalu ada pemain Laskar Wong Kito yang harus absen karena menjalani sanksi tersebut.
Seperti halnya, pada laga melawan Perseru Serui, Minggu (20/11) mendatang, Sriwijaya FC kembali harus kehilangan dua pemain akibat terkena sanksi. Kali ini giliran penyerang Alberto Goncalves yang saat menghadapi Persela Lamongan mencetak tiga gol dan palang pintu Achmad Jufrianto yang absen di Serui nantinya.
Keduanya harus absen setelah mendapat kartu kuning dari wasit Masril di laga terakhir melawan Persela Lamongan, pada 11 November. Untuk Jupe, hukuman ini merupakan yang keempat kali selama musim ini, sementara Beto menjalani hukuman kedua di kompetisi TSC ini.
Pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro menuturkan, absennya kedua pemain tersebut membuat dirinya harus menyiapkan strategi baru, guna persiapan menghadapi Perseru. Apalagi sosok Beto di lini depan saat ini tengah produktif mencetak gol di gawang lawan.
“Tentu ada pengaruh, tapi ini sudah terjadi dan kemungkinan skema seperti saat melawan PSM Makassar lalu akan kembali kita tampilkan. Kita harap pemain lain di lini depan, seperti Airlangga Sucipto, TA Mushafry atau Hilton Moreira bisa mengisi posisi yang ditinggalkan Beto,” ujar Widodo, Minggu (13/11/2016).
Sementara itu, Beto saat dihubungi mengaku cukup bingung dengan kartu kuning yang diterimanya saat melawan Persela Lamongan. Karena merasa dalam pertandingan tersebut tidak menekel pemain lawan.
“Lapangan sangat licin, sehingga pemain mudah terjatuh. Yang jelas saya sangat kecewa gagal bermain saat melawan Perseru nanti. Meski saat ini saya sedang di peringkat pertama pencetak gol terbanyak, tapi prioritas utama saya tetap kepentingan tim,” pungkas dia. (tra)











