Aisha Kamila Hadirkan Mini Album Sosobatan, Angkat Bahasa Sunda Lewat Jazz Fusion

Writer: - Kamis, 27 November 2025
Aisha Kamila, Penyanyi Cilik Indonesia. (Dok. Istimewa)

Bandung, Sumselupdate.com – Penyanyi cilik Aisha Kamila kembali menunjukkan kualitas vokalnya dengan merilis mini album berjudul Sosobatan.

Melalui karya terbarunya ini, Aisha memperkenalkan enam lagu berbahasa Sunda yang dikemas dalam konsep musik jazz fusion dan groove.

Read More

Produser sekaligus pemilik Senada Digital Records, Rulli Aryanto, mengatakan Aisha memiliki potensi besar untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya Sunda kepada generasi muda.

“Aisha sudah melalui perjalanan panjang bersama kami dengan dukungan luar biasa dari keluarga. Kami melihat potensi besar dalam dirinya, dan intuisi saya mengatakan bahwa ia adalah sosok yang tepat untuk mengangkat lagu-lagu Sunda,” ujar Rulli, Selasa (25/11/2025).

Mini album Sosobatan berisi enam lagu, yakni Helok Ka Anjeun, Kuat Jeung Hebat, Prakkeun Kalayan Ati, Ciibun, Sosobatan, dan Tuwuh Tumuwuh. Album ini telah tersedia di berbagai platform musik digital sejak Rabu (19/11/2025).

Sosobatan diproduksi melalui program Belajarmusiks, yang tidak hanya berfokus pada produksi lagu, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang teknik menyanyi.

Rulli menjelaskan bahwa pembentukan karakter vokal menjadi bagian penting dalam perkembangan musikal Aisha.

“Penyanyi harus mampu membawakan lagu dengan teknik dan penghayatan yang benar. Ini penting bagi karakter musik Aisha,” katanya.

Aisha mengungkapkan bahwa proses rekaman enam lagu ini menjadi tantangan tersendiri karena harus menyesuaikan lirik berbahasa Sunda dengan karakter musik jazz dan groove. Meski begitu, ia merasa prosesnya sangat menyenangkan.

“Perbedaan dengan single Neng Pasundan cukup besar. Mini album ini lebih sesuai dengan karakter vokal saya,” ujar Aisha.

Ia juga mengatakan bahwa penggunaan sajak khas Sunda membuat proses penghafalan lirik lebih panjang, namun tetap memberikan pengalaman yang berharga. Aisha berharap karya barunya dapat mendorong anak-anak lain untuk mengenalkan budaya daerah melalui musik.

Ibunya, Susy Susanti, menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam proyek ini menjadi pengalaman berharga.

Ia merasa senang dapat berkolaborasi dengan anaknya sekaligus mendukung pelestarian budaya Sunda melalui musik.

Ayah Aisha, Sendi Setia Permadie, menambahkan bahwa peran keluarga sangat penting dalam menumbuhkan kecintaan anak terhadap budaya daerah.

Ia berharap musik yang dibawakan Aisha mampu memberikan warna baru bagi dunia musik Sunda.

Peluncuran mini album Sosobatan juga melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari proses penulisan lagu, penerjemahan lirik, produksi musik, penggarapan vokal, hingga mixing dan mastering.

Proses kreatif ini turut diperkuat dengan sentuhan visual dan artwork yang mempertegas identitas album.

Sosobatan dipayungi Senada Digital Records sebagai label, dengan dukungan Napakboemi Cipta Nada sebagai publisher.

Distribusinya dilakukan oleh PasarLagu dan The Orchard sehingga dapat menjangkau lebih banyak pendengar.

Melalui album ini, Aisha Kamila tidak hanya menunjukkan perkembangan musikalitasnya sebagai penyanyi muda, tetapi juga memberikan kontribusi dalam pelestarian bahasa dan budaya Sunda lewat musik modern.

Mini album Sosobatan kini dapat dinikmati melalui berbagai platform musik digital maupun kanal YouTube resmi Aisha Kamila.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts