31 Maret, Soal UN Tiba di OKU

Jumat, 25 Maret 2016
Foto Ilustrasi

Baturaja, Sumselupdate.com –Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Ogan Komering Ulu (OKU), akan menerima soal ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK dan MA dari provinsi pada 31 Maret mendatang. UN sendiri akan berlangsung 4-6 April untuk SMA/MA, sedangkan SMK 4-7 April 2016.

Sekretaris Diknas OKU, Arzetni menyampaikan, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatu menyambut UN bagi siswa sekolah menengah atas di daerah ini.

Read More

Kesiapan juga melingkupi dari pengamanan soal begitu sampai di Baturaja, yang bekerjasama dengaan Polres OKU.

“Saya kira tidak ada kendala, lagipula kegiatan ini setiap tahun kita lakukan sehingga tidak ada yang mesti dikhawatirkan,” ujarnya, Jumat (25/3).

Menurut dia, yang terpenting dalam UN, bagaimana mendapatkan mutu kelulusan bagi siswa bukan hanya dalam bidang akademik.

Melainkan juga, budi pekerja dan membentuk karakter siswa yang baik. Oleh karena itu, Diknas terus mengintruksikan terhadap sekolah, supaya menciptakan kelulusan yang berkualitas.

“Kelulusan kita bukan sekadar unggul secara akademik. Tetapi, kita juga harus membentuk karakter siswa agar dapat bersaing dan siap menghadapi tantangan era globalisasi sekarang ini. Serta tidak mudah terpengaruh dengan budaya-budaya luar yang negatif,” harapnya.

Sementara, Kasi Kurikulum Bimo Santoso merincikan, peserta UN tingkat SMA/MA dan SMK di daerah ini melingkupi SMA/MA negeri/ swasta sebanyak 3.427 siswa dari 35 sekolah, SMK negeri/swasta 1.137 siswa dari 12 sekolah, dan Paket C terdiri dari 432 orang dari 7 sekolah.

“Mereka yang terdata sesuai dengan dari sekolah baik negeri maupun swasta di daerah ini. Angka tersebut, tidak berbanding jauh dengan tahun sebelumnya,” ucapnya.

Lebih jauh disampaikan Bimo, dalam hasil UN tahun akademik 2015/2016 ini terjadi berubahan. Dimana hasil UN dipisahkan dengan hasil akademik, sebagaimana tahun ajaran sebelumnya.

Kemudian sistem kelulusan juga, bukan lagi menggunakan standar kompetensi nasional. Melainkan tergantung dari sekolah masing-masing.

“Sekarang hasil UN tidak pengaruhi kelulusan siswa. Angka kelulusan setiap sekolah juga bisa saja berbeda-beda. Bisa saja sekolah mengambil nilai rata-rata 7 untuk kelulusan,” bebernya.

Ia juga menjelaskan, meski hasil UN tidak pengaruhi kelulusan tetapi, pihaknya tetap memfasilitasi bagi siswa yang akan memperbaiki nilai kompetensi yang ditentukan nasional yakni angka 55. “Hal ini disebabkan, kemungkinan ada lembaga atau institusi yang tidak menerima kelulusan dengan hasil UN di bawah angka 55. Ujian perbaikan sendiri akan diselenggarakan pada Oktober,” ucapnya. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts