Serui, Sumselupdate.com – Dalam lawatannya ke Papua, menantang Perseru Serui di Stadion Marora, Serui, Papua, Minggu (20/11/2016), jajaran pelatih Sriwijaya FC mulai memberikan isyarat akan mempertebal pertahanan tapi tetap melakukan serangan mematikan.
“Kita siapkan opsi lain seperti menggunakan pola false nine ala Spanyol juga sempat dipertimbangkannya,” ungkap Pelatih Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro, Sabtu (19/11/2016).
Strategi the false nine, adalah striker bohongan. Striker macam ini bukan striker bertipe bomber, berbadan
besar dan menunggu bola di depan gawang lawan.
Striker bohongan ini lebih mirip second striker, dia bisa bergerak ke segala arah, menjemput bola, bahkan merebut bola dan membantu pertahanan.
“Kita coba akan siapkan itu untuk dapat tiga poin,” katanya.
Tapi Widodo harus siap dengan tekanan tuan rumah. Starategi ala Spanyol itu punya titik lemah di sektor lini tengah, sehingga pertahanan harus lebih kokoh.
Itulah sepertinya alasan Widodo yang mulai memberikan isyarat menurunkan tiga center back sekaligus.
Itu artinya, Ngurah Nanak, Mauricio Leal dan Andes Adinata akan turun sekaligus. Namun Widodo, enggan menyebutkan secara rinci, apakah ketiga center back akan tetap berada di posnya atau menjadi gelandang bertahan.
Widodo enggan taktik dan strateginya mudah terbaca, sehingga pilih merahasiakannya.
“Kita bisa saja memainkan tiga bek tengah sekaligus di laga ini guna meredam permainan cepat Artur Bonai dkk yang sangat perkasa saat bermain di Stadion Marora,” kata Widodo.
Patahkan Rekor Kemenangan Perserui
Laskar Wong Kito akan berusaha mematahkan rekor Stadion Marora saat menantang tuan rumah Perseru Serui dalam lanjutan TSC 2016, Minggu (20/11/2016).
Bagaimana tidak hingga pekan ke belum ada satu tim yang berhasil meraih kemenangan di Stadion yang berada di Kepulauan Yapen tersebut. Bahkan, paling tim tamu hanya mampu mencuri poin di kandang Serui.
“Kami akan memberikan kekalahan pertama di kandang Perseru,” sebut Widodo.
Kata Widodo, sebagai tuan rumah, Serui akan menerapkan permainan cepat untuk mengincar gol demi meraih kemenangan sehingga segala skenario harus kami antisipasi, di Palembang kemarin kami pun harus bersusah payah mengalahkan mereka.
“Terkait strategi yang akhirnya kami mainkan tentu harus melihat kondisi terakhir mereka nantinya, namun kami tidak akan bermain bertahan dan berusaha untuk membawa poin ke Palembang,” terangnya. (tra)











