Tanah Amblas, Satu Rumah di Muaraenim Ambruk

Senin, 21 Maret 2016
Puluhan warga Dusun 2, Desa Guci, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim mengevakuasi keluarga yang kediamannya roboh, Minggu (20/3) malam.

Muaraenim, Sumselupdate.com –Hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak, mulai dari banjir hingga tanah amblas.

Amblasnya tanah ini dirasakan keluarga Jamal (55), warga Dusun 2, Desa Guci, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim.

Read More

Rumahnya yang terbuat dari kayu ambruk dan langsung rata dengan tanah pada Minggu (20/3), sekitar pukul 18.30, menyusul tanah tempat berdirinya  rumah ambruk tergerus akibat air Sungai Lematang yang sedang naik akibat turun hujan.

Beruntung kejadian naas itu tak menimbulkan korban jiwa. Namun tak pelak, peristiwa ini membuat satu keluarga mengalami luka-luka akibat terkena konstruksi rumah yang berbahan utama kayu tersebut.

Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto, SIk melalui Kabag Ops Kompol Andi Kumara didampingi dan Kasubag Humas Polres Muaraenim Iptu Arsyad mengatakan, korban luka bernama Jamal (55).

Jamal mengalami luka di bagian hidung dan  luka kaki. Sedangkan istri korban Padila (49) mengalami luka di bagian pinggang.

Anak pasangan suami istri ini Agisti Pratiwi (13) mengalami luka di kepala bagian kiri dan luka gores di bagian leher serta Julaila Paristi (9).

“Setelah kejadian itu seluruh korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit M Rabbain Muaraenim, kini korban masih mendapat perawatan,” katanya, Senin  (21/3).

Salah seorang saksi mata, Darmawati (47) kepada petugas menuturkan jika saat kejadian warga mendengar suara gemuruh seperti suara rumah ambruk.

Mendengar kejadian tersebut, warga langsung memberikan pertolongan dan menyelamatkan para korban.

Kabag Ops Kompol Andi mengatakan, saat ini petugas Polsek Gunung Megang telah melakukan olah TKP, guna menyelidiki kejadian rumah ambruk tersebut.

“Kepolisian telah berkoordinasi bersama perangkat desa dan Camat Ujan Mas serta Tim Tagana untuk melakukan pengamanan di wilayah rawan bencana disana terutama di pinggiran Sungai Lematang yang rawan amblas,” ujar dia. (lip)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts