Baturaja, Sumselupdate.com – Sosok Palingma TNI, Jendral Gatot Nurmantyo rupanya menjadi panutan sampai ke murid sekolah dasar (SD). Bahkan dalam acara peringatan Hari Pahlawan, Araftio MZ (10) siswa kelas VI, di SD Negeri 18 Baturaja, OKU, bercita-cita ingin menjadi Panglima TNI.
“Saya ingin jadi Jendral bintang empat, seperi pak Gatot,” jawabnya saat di tanya seorang anggota TNI, Kelurahan Sukajadi, Pelda Ilham Sulaiman usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan di SD N 18 Baturaja, Kamis (10/11/2016).
Tio terlihat tersipu malu saat menjawab pertanyaan tersebut. Tepuk tangan dan canda tawa dari teman-temannya pun pecah saat itu. Bahkan, Pelda Ilham langsung merangkul Tio, setelah mendengar cita-citanya.
Pantauan di lapangan, suasana SD Negeri 18 Baturaja, Kabupaten OKU berbedah dari hari biasanya. Ratusan siswa dan siswi berseragam putih merah itu terlihat antusias mengikuti rangkaian acara peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November.
Usai melaksanakan upacara benderah, sekolah mengelar perlombaan. Lombanya juga terbilang kreatif. Untuk memupuk rasa cinta dan mengenang pahlawan bangsa Indonesia, para siswa mulai dari kelas 3 sampai kelas 6 mengikuti perlombaan menggambar, bertema sosok pahlawan nasional.
Kepala SD Negeri 18 Baturaja, Hj Netty Yulia Spd Msi mengatakan untuk memperingati hari pahlawan, pihak sekolah mengajak siswa dan siswinya mengikuti perlombaan menggambar sosok pahlawan nasional.
Semua itu dilakukan untuk memupuk rasa cinta dan mengenalkan sosok pahlawan nasional kepada anak didik sejak dini. “Sebelum perlombaan ini, kami menggelar upacara benderah terlebih dahulu,” kata Netty.
Ia menambahkan, peringatan Hari Pahlawan ini hukumnya wajib untuk mengingat dan mengenang perjuangan pahlawan. Dari kegiatan itu juga diberikan pemahaman arti dan makna serta tujuan perjuangan yang baik. Tentunya dengan meneruskan cita-cita para pahlawan menjadikan negara bermartabat, adil dan makmur.
“Untuk meneruskan cita-cita pahlawan bangsa, bukan berarti kita harus angkat senjata. Melainkan di zaman sekarang ini melanjutkan perjuangan dengan kemampuan kita sekarang ini sesuai perkembangan zaman,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, ia menjelaskan perlombaan menggambar diikuti siswa kelas 3 sampai kelas 6 saja. “Tentunya hadiah dari wali kelasnya masing-masing. Kegiatan ini bukan intruksi dari Dinas Pendidikan, melainkan hasil pemikiran kreatifitas sekolah saja,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia mengatakan kepada muridnya siapa yang bisa menggambar sosok pahlawan dalam waktu 10 menit akan dapat hadiah langsung sebesar Rp10 ribu. Dan bagi yang bisa menggambar dengan waktu 5 menit akan mendapat hadiah langsung Rp50 ribu dari dirinya. “Ayo siapa yang bisa menggambar dengan cepat,” ucapnya. (yan)











