PALI, Sumselupdate.com – Setelah hampir satu pekan dibiarkan, karena petugas kebersihan mogok, lantaran belum digaji selama empat bulan.
Akhirnya sampah yang mengganggu pemandangan dan kenyamanan warga serta pedagang di Pasar Inpres Pendopo, Kabupaten PALI diangkut pekerja dengan menggunakan mobil UPTD kebersihan, Jumat (28/10/2016) sore.
Sebelumnya, keberadaan sampah tersebut disoal masyarakat, baik pengunjung pasar maupun pedagang yang ada di pasar tersebut, karena mengeluarkan aroma tak sedap serta mengganggu kenyamanan aktivitas jaul beli.
“Kami minta jangan lagi terjadi seperti ini, karena pengunjung malas mendatangi pasar yang imbasnya kami sebagai pedagang merugi karena jualan kami banyak sisa,” ucap Lela, salah satu pedagang di Pasar Pendopo.
Sementara Mukhlis Nabil, Plt Kepala UPTD Kebersihan mengatakan, walau petugas kebersihan masih mogok kerja, dengan direkrutnya pekerja yang dibayar langsung menggunakan dana pribadinya, permasalahan sampah bisa diatasi.
“Soal alasan petugas kebersihan yang mogok kerja karena belum menerima upah selama empat bulan, kami tidak bisa berbuat banyak. Namun, saat ini pembayaran upah mereka (petugas kebersihan-red) sedang di proses DPPKAD dan diperkirakan tidak lama lagi bisa disalurkan. Tapi kita telah merekrut pekerja untuk mengambil sampah, untuk mengatasi masalah itu selama petugas mogok,” beber Mukhlis ketika dibincangi sejumlah media, Jum’at (28/10).
Mukhlis juga mengimbau agar petugas kebersihan bersabar. “Untuk membayar petugas kebersihan itu kan perlu proses, jadi saya minta bersabar. Mudah-mudahan kedepan tidak lagi terjadi seperti ini,” harapnya. (adj)











