Pagaralam, Sumselupdate.com – Menjelang pesta pernikahan di Dusun Jambat Akar, RT 04/RW 02, Kelurahan Jangkar Mas, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Bhabinkamtibmas mengingatkan keluarga penyelenggara agar tetap memperhatikan kenyamanan warga sekitar.
Imbauan tersebut disampaikan saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Jangkar Mas bersama Lurah Jangkar Mas melakukan sambang ke kediaman keluarga yang akan menggelar persedekahan pernikahan, Kamis (1/10/2026).
Persedekahan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 3–4 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas, terutama terkait penggunaan hiburan selama acara berlangsung.
Keluarga penyelenggara diimbau agar tidak menggunakan orgen tunggal maupun musik remix pada malam hari yang berpotensi mengganggu waktu istirahat dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi acara.
Kapolres Pagaralam AKBP Adam Purbantoro, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Polres Pagaralam Iptu Adin Riyanto, S.E., M.M. mengatakan, Polri mendukung kegiatan masyarakat selama pelaksanaannya tetap memperhatikan ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
“Setiap kegiatan masyarakat tentu kita dukung, namun tetap harus memperhatikan ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Kami mengimbau agar penggunaan hiburan, khususnya pada malam hari, tidak mengganggu masyarakat sekitar,” ujar Adin.
Menurutnya, kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari upaya preventif untuk membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Dengan komunikasi sejak awal, kata Adin, berbagai potensi persoalan selama kegiatan masyarakat diharapkan dapat dicegah dan diselesaikan secara bersama-sama.
Pihak keluarga penyelenggara juga diajak ikut menjaga situasi keamanan selama persedekahan berlangsung. Apabila terdapat persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban, masyarakat diminta segera berkoordinasi dengan aparat setempat.
Kegiatan sambang tersebut berlangsung aman dan lancar. Polres Pagaralam menegaskan pendekatan humanis dan langkah preventif terus dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib dan kondusif.
(**)







